Modal Boleh Sama, Prioritas Bisa Berbeda

2 07 2012
“Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepalaNya.”
Menjadi pengikut Kristus, atau tepatnya menjadi murid Kristus itu rupanya harus well tested dan proven. Harus tahan banting dan tahan uji. Ini penting karena tantangannya memang berat. pertama tantangan untuk memimpin diri sendiri, menjadi teladan atau Role Model dulu baru kemudian bisa memimpin dan mengarahkan orang lain menjadi serupa dengan Kristus. Belum lagi menghadapi tantangan dan serangan dari luar yang menggoda dan menjanjikan kenikmatan.
Motivasi menjadi murid Kristus akan terasah oleh waktu dan oleh berbagai situasi. Bisa jadi awalnya tegoda dengan nikmatnya menjadi pengikut Kristus. Mungkin ketenaran dan dikenal banyak orang karena menjadi buah bibir dimana-mana, begitu didambakan oleh sekelompok orang. Mereka lihat pengikut Yesus begitu banyak, mereka bisa memberikan apa saja yang diminta Yesus. Ini mungkin yang dicari sang Ahli Taurat. Ia melihat begitu nikmatnya dicari dan diikuti banyak orang. Tetapi Yesus mengetahui kedalaman hatinya, sang Ahli Taurat ini hanya ingin enaknya saja. ia memilih hanya keluar saat dicari orang, ingin popular dan dikenal banyak orang.Hanya ingin menikmati enaknya dipuji dan dicari banyak orang. Read the rest of this entry »




Lubang Jarum Kehidupan

28 05 2012
“Lebih mudah seekor unta melewati lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah.”

Lubang pintu yang disebut ‘lubang jarum’ adalah sebutan orang Yahudi bagi pintu masuk kota yang berbentuk dengan lubang jarum sempit memanjang. Pintu ‘lubang jarum’ yang berada di tembok pembatas kota baru dapat digunakan bila pintu gerbang kota ditutup setelah ”jam kerja”. Hanya penduduk kota yang bisa masuk lewat pintu lubang jarum yang dijaga tentara. Unta bisa lewat kah? Bisa sekali karena memang pintunya masih cukup tinggi untuk dilewati unta. Unta memang masih bisa lewat pintu lubang jarum, tetapi penumpang dan barang-barangnya harus diturunkan terlebih dulu. Mengapa? Karena harus diperiksa oleh penjaga pintu, apakah ia benar-benar penduduk kota dan barang-barangnyapun harus di ”screening” apakah kena pajak atau tidak. Kalau penumpang atau bebannya tidak diturunkan dari unta maka rombongan sudah pasti tidak akan dijinkan masuk melalui pintu penjagaan tersebut. Setelah lolos dari pemeriksaan, unta pun harus ditarik masuk kedalam lubang jarum, karena ia tidak akan berjalan sendiri tanpa ditarik tuannya melalui lorong sempit dan gelap. Read the rest of this entry »





666 versi Yohanes

28 04 2012
Adakah perkataan itu menggoncangkan imanmu?”

Saya masih inget tahun-tahun silam sempat beredar berbagai film horor dengan mempromosikan angka 666 sebagai angka setan, mereka yang dalam dirinya membawa tattoo ‘666’ dalam tubuhnya adalah milik setan. Segala asesoris pun muncul dalam gaya punk-rock dengan atribut 666. Disisi lain kelompok fundamental juga alergi dengan angka 666 bahkan kalau ada angka tersebut bisa dianggap pembawa sial.

Betul kah angka 666 pembawa sial? Mengapa ada juga di tulis di Alkitab? Angka merupakan simbol yang banyak dipakai dalam kehidupan masyarakat Yahudi. Angka ‘7’ adalah angka sempurna bagi masyarakat Yahudi, karena hari penciptaan menjadi sempurna di hari ke tujuh. Bila disebutkan sampai tiga kali maka menjadi sangat sangat sempurna. Sehingga angka 6 diambil menjadi angka yang tidak atau belum sempurna. Kalau disebut atau ditulis tiga kali, artinya penting sekali. Maka bila diartikan 666 adalah: sangat-sangat tidak sempurna. Sangat jauh dari Allah. Read the rest of this entry »





Pendalaman Kitab Suci 2011 KAJ – Pertemuan II

8 09 2011

Metode Sharing 7 langkah – Perumpamaan Tentang Anak Yang Hilang (Luk 15:11-32)

Umumnya metode pendalaman KS (Kitab Suci) disampaikan dalam bentuk ibadat sabda. Kali ini kita diajak untuk mencoba mempraktekkan pendalaman KS dengan metode sharig 7 langkah. Sebelum mulai silahkan dipersiapkan salib, lilin dan lagu-lagu yang akan dinyanyikan.

Lagu Pembuka: Kidung Syukur 9 – Betapa baiknya Engkau, Tuhan

Tanda Salib dan Salam

P: Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus

U: Amin

P: Semoga Rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, Cinta Kasih Allah dan Persekutuan Roh Kudus beserta kita

U: Sekarang dan selama-lamanya

PENGANTAR

Dalam pertemuan kedua ini, dipakai metode sharing yang terdiri dari 7 langkah. Dengan mengikuti ketujuh langkah ini secara cermat, diharapkan sharing kita akan lebiht erarah kepada satu aspek yang paling berkesan dan menemukan kedalaman ketika dihadapkan dengan pengalaman hidup kita sehari-hari (satu kata atau kalimat saja).

Percikan singkat (tidak untuk dibacakan) Read the rest of this entry »





Kasih Diatas Perbedaan Pendapat

25 05 2011

“Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya”(Kis 15:1-6; Yoh 15:1-8)

Karya penyelamatan Allah dimulai dg memilih bngsa Israel utk dipimpin shg mrk hnya menyembah 1 Allah n tinggalkn sgl berhala. Dg dmkn, kerajaan Allah, yg srng digambarkan sbg kebun anggur Allah, pd wktu yg lampau identik dg bngsa Israel. Ktka Kristus melaksanakan karya penyelamatanNya, Ia mengatakan Dialah pokok anggur yg benar. Siapapun yg ber1 dgNya dlm kasih, akn hdup dlm Kerajaan Allah. Ktka Paulus n Barnabas mulai memberitakan Injil kpd bngsa2 lain, timbul persoalan tajam. Ada bnyk org2 Yahudi yg brpegang teguh bhw utk msk dlm kerajaan Allah, semua org hrs menjd bngsa Yahudi, shg hrs melaksanakan hk Taurat, trmsk kewjban utk bersunat (tanda lahiriah yg tdk bs dihapus, bhw seseorg milik Allah). Paulus, Barnabas dan kelompoknya menentang hal ini krn yakin Roh Kudus jg berkarya pd bangsa2 lain. Pertentangan tajam ini diselesaikan dg mengadakan ‘konsili Yerusalem’ yg dihdiri olh pr rasul n pemimpin2 Yahudi, trmsk Paulus. Read the rest of this entry »





Pastor Yahudi

29 04 2011

Kisah yang inspirasional ini muncul di koran San Francisco Examiner pada tanggal 10 Oktober 1999. Seorang imam Katolik di Polandia yang belakangan hari menemukan bahwa ia ternyata adalah seorang Yahudi. Ia menjadi seorang imam, dan tanpa disadari telah memenuhi nubuat yang diucapkan ibunya ketika ia masih bayi dan diserahkan kepada seorang wanita Polandia untuk dipelihara dan diselamatkan dari bencana Holocaust.

Kisah ini adalah sebuah contoh yang bagus tentang nubuat-nubuat yang terus terjadi di sekitar kita dan terutama untuk mengingatkan kita akan kewajiban sebagai umat Kristen untuk mengasihi sesama kita, bahkan dengan taruhan nyawa. FYI Koran Examiner bukanlah koran yang pro Gereja Katolik. (Kiriman dr Andry)

Lublin, Polandia, 1999.
Sang imam berjalan dengan keheningan melewati galian-galian dimana beribu-ribu orang di eksekusi oleh Nazy, krematorium yang disebut-sebut digunakan untuk membakar seribu mayat perharinya, dan kamar gas yang sedang dikunjungi oleh sejumlah anak-anak sekolah dari Israel.

Sosok tubuhnya lumayan tinggi, berambut gelap. Sang anak-anak Israel, beberapa diantaranya tubuhnya dibaluti oleh bendera kebangsaan Israel, memperhatikan sang imam dengan seksama. Beberapa menunjukkan sikap bermusuhan, bahkan kemarahan. Yang lain-lainnya penuh rasa ingin tahu, seolah-olah imam Katolik ini adalah seorang yang mereka kenal. Read the rest of this entry »





Dia Yang Ditinggikan

12 04 2011

Maka kata Yesus: “Apabila kamu telah meninggikan Anak Manusia, barulah kamu tahu, bahwa Akulah Dia,

Orang-orang Yahudi tidak percaya bahwa Yesus adalah Mesias yang mereka nanti-nantikan. Setelah Yesus pergi, mereka tetap mencari Mesias, suatu usaha yang sia-sia. Mereka mencari Mesias, tetapi setelah bertemu mereka menolak Dia. Penolakan sebagai wujud ketidak-percayaan ini merupakan dosa, yang menyebabkan mereka tidak bisa masuk ke dalam Surga. Sebagian dari mereka berpikir bahwa Yesus akan bunuh diri, sebagian lainnya mengira Yesus akan pergi merantau, entah ke Yunani atau ke tempat lainnya, sehingga mereka tidak bisa menemukan Dia. Mereka berharap Yesus bunuh diri sehingga mereka tak perlu lagi membunuhnya, atau berharap Yesus pergi jauh sehingga tak lagi mengusik kenyamanan mereka selama ini. Inilah bentuk penolakan terhadap Yesus.

Kita mengaku mencari Yesus dan percaya kepada-Nya, tetapi dalam kehidupan sehari-hari kita seringkali menolak Dia. Menyimpan dendam di dalam hati adalah salah satu bentuk penolakan itu. Tidak mau menyediakan waktu untuk berjumpa dengan-Nya adalah bentuk penolakan lainnya. Bukankah kita semestinya membuka diri untuk menerima Dia yang datang kepada kita? Bagaimana kita bisa pergi dan menjadi utusan-Nya kalau ternyata kita menolak-Nya? Read the rest of this entry »