Sumber Kasih atau Sumber Sakit

17 11 2012
“Kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu”
Sampai sekarang masih dilakukan penelitian penyebab penyakit kanker, mengapa sel yang tadinya tumbuh normal bisa menjadi tidak norma; tumbuh lebih banyak dan tumbuh lebih ganas bahkan menyerang sel-sel sehat lainnya. Ada hasil riset yang mengatakan bahan  pengawet dan pewarna yang masuk ke dalam tubuh termasuk zat lain juga disebut zat carsinogenik. Tapi ada juga yang menarik bahwa hal psikis juga bisa menjadi pencetus kanker. Disisi lain orang-orang yang memiliki usia panjang dan hidup sangat sehat, ternyata tidak punya musuh dalam hidupnya. Penuh kedamaian dan suka cita, selalu banyak teman dan suka menolong. Mungkin memang ada hubungannyakah?Sel-sel yang menjadi aktif dan ganas itu seperti sel yang ‘marah’ akibat dari pikiran-pikiran yang ditimbulkan. Misalnya seseorang memiliki kemarahan yang luar biasa kepada orang tuanya atau anaknya, ia bisa memendamnya bertahun-tahun. Kemana-mana ia ceritakan kemarahannya. Selain disimpan dalam hati juga di siarkan ke banyak orang. Kemarahan akibat tidak bertemu sang sumber kemarahan malah menjadikannya  menderita luka batin yang dalam. Begitu dalamnya kemarahan itu sehingga mempengaruhi metabolisme pertumbuhan sel-sel tubuh tertentu. Itu sih kata seorang ahli kanker, sayang saya gak simpan  tulisannya. Read the rest of this entry »
Advertisements




Sumber Kasih atau Sumber Sakit

13 09 2012
“Kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu”
Sampai sekarang masih dilakukan penelitian penyebab penyakit kanker, mengapa sel yang tadinya tumbuh normal bisa menjadi tidak norma; tumbuh lebih banyak dan tumbuh lebih ganas bahkan menyerang sel-sel sehat lainnya. Ada yang bilang dari zat pengawet dan pewarna yang masuk ke dalam tubuh termasuk zat lain yang akhirnya disebut zat carsinogenik. Tapi ada juga yang menarik bahwa hal psikis juga bisa menjadi pencetus kanker. Disisi lain orang-orang yang memiliki usia panjang dan hidup sangat sehat, ternyata tidak punya musuh dalam hidupnya. Penuh kedamaian dan suka cita, selalu banyak teman dan suka menolong. Mungkin memang ada hubungannyakah?

Sel-sel yang menjadi aktif dan ganas itu seperti sel yang ‘marah’ akibat dari pikiran-pikiran yang ditimbulkan. Misalnya seseorang memiliki kemarahan yang luar biasa kepada orang tuanya atau anaknya, ia bisa memendamnya bertahun-tahun. Kemana-mana ia ceritakan kemarahannya. Selain disimpan dalam hati juga di siarkan ke banyak orang. Kemarahan akibat tidak bertemu sang sumber kemarahan malah menjadikannya  menderita luka batin yang dalam. Begitu dalamnya kemarahan itu sehingga mempengaruhi metabolisme pertumbuhan sel-sel tubuh tertentu. Itu sih kata seorang ahli kanker, sayang saya gak simpan  tulisannya. Read the rest of this entry »





Kasih Menghidupkan Komunitas Orang Beriman

15 08 2012

“Sebab di mana ada dua atau tiga orang berkumpul demi nama-Ku, Aku hadir di tengah-tengah mereka”

Semakin banyak orang berkumpul apalagi hidup berkomunitas, maka akan semakin besar potensi timbulnya konflik. Awalnya bisa karena konflik antar pribadi yang kalau didiamkan bisa konflik komunal yang berdampak buruk bagi orang banyak. Sering kitapun bertanya-tanya dimanakah Tuhan karena disekitar kita banyak pertikaian dimana-mana. Perang antar suku dan etnis  tidak habis-habis, pertikaian antar tokoh bisa berakibat pertumpahan darah bahkan rakyat tak berdosa bisa jadi korban. Hidup berkomunitas memang ada tata-caranya yang perlu dijaga dan dipahami bersama.

Rupanya Yesus sudah menyadari hal ini, Ia mengamati keseharian dari seluruh pengikutNya dari waktu ke waktu. Semakin lama mereka bersama-sama, semakin mereka mengenal satu sama lain termasuk kelebihan dan kekurangannya. Ketegangan tentu saja bisa muncul bila semua ‘under pressure’ dikejar deadline, dikejar waktu harus pelayanan kesana-sini. Bisa jadi salah seorang murid  ketinggalan karena tidak ‘well-informed’ … Read the rest of this entry »





Paskah, Menghidupkan Kasih – Aloys Budi Purnomo Pr

9 04 2012

SETIAP tahun umat Kristiani mengenang dan merayakan wafat dan kebangkitan Yesus Kristus secara istimewa. Tahun ini, wafat Yesus Kristus dikenang pada Jumat (5/4), dan Paskah dirayakan pada Minggu (7/4). Baik wafat maupun kebangkitan Kristus merupakan bukti kasih sempurna kepada umat manusia di tengah kebatilan dan ketidakadilan.

Memang, kasih tak terpasung oleh agama tertentu. Kasih juga bukan monopoli kelompok tertentu. Kasih merupakan entitas universal yang membuat hidup bersama tak terbelah antara aku dan kau, kami dan kalian. Kasih membuat setiap anak manusia masuk dalam kita.

Bangsa ini sedang memasuki zaman baru, ketika ruang-ruang bersama untuk merajut “ke-kita-an” tampak kian rapuh. Ini merupakan akibat individualisme agresif-destruktif karena mereka yang berkuasa berkuasa kerap hanya terpacu untuk memikirkan kepentingan diri, masing-masing kelompoknya, bukan kepentingan kita sebagai bangsa.

Perekat-perekat yang mempersatukan warga sebagai bangsa dengan segala ragam budaya, agama, suku, serta ideologi mengering dan melapuk. Bangsa yang malang, dengan rakyat yang mengerang dirusak oleh keserakahan elite politik yang terus mengguritakan korupsi dan tak kunjung tuntas terbasmi.

Dalam keadaan seperti ini, mereka yang lemah dan minoritas dengan mudah dipinggirkan. Mereka yang lemah dan minoritas tak mendapat kesempatan sewajarnya sebagai warga bangsa dan negara. Alih-alih mendapatkan keadilan, mereka menerima pelecehan. Alih-alih memperoleh kesejahteraan, mereka menanggung penggusuran, bahkan pembantaian. Alih-alih hidup aman dan harmonis, mereka terus tergencet, bahkan untuk sekadar mengekspresi iman sesuai sila pertama Pancasila. Read the rest of this entry »





Iya ? Bukan ? Iya ? Bukan ?

14 12 2011
“Berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku”
Malam kemarini merupakan malam yang melelahkan. Nyaris selama 6 jam saya berada di mobil akibat terjebak kemacetan berkepanjangan mulai dari pk 15.30 dan baru tiba di rumah sekitar pk 21. Tidak jelas apa sebabnya, tetapi banyaknya pekerjaan galian, pembangunan jalan layang disertai hujan memperparah kondisi trafik sore hari saat jam pulang kantor.
Hampir 2 jam saya menggunakan taxi dari jakarta pusat menuju SCBD kemudian melanjutkan perjalanan ke selatan. Beberapa ruas jalan ditutup karena tidak dapat dilewati kendaraan karena banjir atau tepatnya genangan air. Jakarta yang megah dalam sekejap lumpuh karena air.
Wajar kalau banyak orang kecewa dengan keadaan seperti ini. Rencana banyak yang bubar tidak dapat terlaksana. Masih ditambah lagi segala alat kerja tidak berfungsi karena kehabisan tenaga. Kalau sudah begini dibutuhkan mobile multi charger yang bisa digunakan untuk laptop, BB dan HP sehingga kita bisa tetap produktif saat terjebak kemacetan. Read the rest of this entry »




Kepompong Kehidupan

15 07 2011

“Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya..” ( Mazmur 107:1)

Seseorang menemukan kepompong seekor kupu. Suatu hari lubang kecil muncul. Dia duduk mengamati dalam beberapa jam calon kupu-kupu itu ketika dia berjuang dengan memaksa dirinya melewati lubang kecil itu. Kemudian kupu-kupu itu berhenti membuat kemajuan. Kelihatannya dia telah berusaha semampunya dan dia tidak bisa lebih jauh lagi.

Akhirnya orang tersebut memutuskan untuk membantunya. Dia mengambil sebuah gunting dan memotong sisa kekangan dari kepompong itu. Kupu-kupu tersebut keluar dengan mudahnya. Namun, dia mempunyai tubuh gembung dan kecil, sayap-sayap mengkerut. Orang tersebut terus mengamatinya karena dia berharap bahwa, pada suatu saat, sayap-sayap itu akan mekar dan melebar sehingga mampu menopang tubuhnya, yang mungkin akan berkembang seiring dengan berjalannya waktu.

Kenyataannya, kupu-kupu itu menghabiskan sisa hidupnya merangkak di sekitarnya dengan tubuh gembung dan sayap-sayap mengkerut. Dia tidak pernah bisa terbang. Yang tidak dimengerti dari kebaikan dan ketergesaan orang tersebut adalah bahwa kepompong yang menghambat dan perjuangan yang dibutuhkan kupu-kupu untuk melewati lubang kecil adalah jalan Tuhan untuk memaksa cairan dari tubuh kupu-kupu itu ke dalam sayap-sayapnya sedemikian sehingga dia akan siap terbang begitu dia memperoleh kebebasan dari kepompong tersebut. Read the rest of this entry »





Full Time VS Full Heart

7 07 2011

Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.

Semakin sering kita terlibat dalam pelayanan, semakin hari kita diajarkan bagaimana rendah hati dan sering memohon rahmat Tuhan agar dapat mengasihi orang lain. Mengasihi orang yang kita kenal dan kita sayangi memang mudah, tanpa beragamapun setiap orang dapat melakukannya. Tetapi mengasihi orang yang menolak kita, yang menjauh dari kita… weeew… disitulah kita memohon tambahan kekuatan extra untuk dapat mengasihi mereka. Walaupun kelakuakn mereka terkadang menyakitkan hati, kita percaya Tuhanpun mengasihi mereka. Sama halnya saat kita jatuh dalam dosa, menyakiti orang lain, Tuhan tetap mengasihi kita sampai akhirnya kitapun bertobat.

Itulah yang saya lakukan bilamana bertemu dengan orang-orang yang menolak dan menghindar bahkan tidak menyukai saya (entah apaalasannya). Bisa jadi karena pemikiran saya dianggap melawan kemapanan, atau dianggap mengurangi eksistensi ybs. Saya sadar kalau beberapa orang mengatakan bahwa saya terkadang bisa tegas. Bahkan sahabat saya mengatakan saya mirip singa betina sedang hamil 😀 Tetapi sebenarnya saya juga melatih diri untuk diam, menahan diri untuk berbicara saat mengamati orang lain berbicara. Kehadiran kita  harus memberikan nilai tambah bagi orang lain.

Beberapa kali saya alami kejadian ditolak/dihindari orang-orang tertentu. Sebagai prodiakon, saat sedang membagikan komuni saya bisa melihat sampai ke barisan bagian belakang. Saya memperhatikan kira-kira masih berapa banyak umat yang harus dilayani. Beberapa kali saya mengenali ada umat yang seharusnya  berada di jalur saya, ia memilih pindah kejalur sebelahnya dimana dilayani prodiakon pria. Sudah lebih dari tiga tahun ada prodiakon wanita di gereja tetapi tetap saja ada umat yang belum bisa menerimanya. Dalam hati saya hanya bisa berdoa “Ya Tuhan, ijinkan saya menunjukkan kasih baginya. Semoga Tubuh Kristus yang diterimanya menyembuhkan dia.” Read the rest of this entry »