RIP Rm Yance Laka Pr, Selamat Jalan Sahabat dan Doakan Kaka Ibu

6 08 2013

Bsm Rm Yance Laka Pr AtambuaBanyak misteri kehidupan kita jumpai dari hari ke hari. Sepandai-pandainya manusia, tetap ada hal tersembunyi yang masih tertutup sehingga menyadarkan kita sebagai setitik debu diantara alam semesta raya. Semakin kita mengetahui banyak hal, semakin kita menyadari betapa miskinnya pengetahuan kita. Semakin banyak kita mengenal orang, semakin menyadarkan kita betapa penting arti setiap perjumpaan. Bisa jadi perjumpaan dengan seseorang merupakan saat terakhir bertemu dengan mereka.

Renungan hari ini menyadarkan kita bahwa setiap perjumpaan dengan Nya membawa kita pada pengalaman iman yang tidak akan tergantikan dengan kenikmatan dunia. Perjumpaan pribadi dengan Kristus sebagai pengalaman dikasihi Tuhan, pengalaman dicintai Tuhan, tidak akan mudah terhapus sepanjang hayat hidup kita. Begitu menyentuh sampai lubuk hati terdalam, bahkan bisa mengubahkan kompas kehidupan kita. Berbagai peristiwa harian yang kita alami juga menajamkan kepekaan dan kepedulian kita akan kehadiran Tuhan dalam keseharian. Bahkan lewat sapaan teman-teman dan kerabat kita sekalipun kita dapat merasakan berkat Tuhan.

Sambil merenungkan cinta dan kemurahan Tuhan, saya berdoa bagi romo Yance Laka Pr, yang siang ini dipanggil Tuhan dalam keadaan tidur di kamarnya. Read the rest of this entry »

Advertisements




Kisah Seorang Guru yang Menjadi Aktivis CU

14 11 2008

Sekadar Kata Awal

Saudara-saudariku yang pernah membaca tulisan “Oleh-oleh Pengalaman dari Kalimantan”, sebuah cerita perkembangan Credit Union di Borneo, apakabar? Saya hendak membagikan lagi keajaiban Credit Union di sana. Kali ini bukan dari Kalimantan Barat di mana 6% penduduknya sudah menjadi anggota CU, melainkan dari Kalimantan Tengah.

p1010194Kisah ini terumuskan karena pada September lalu, Dominikus D Fernandez, seorang aktivis CU Sumber Rejeki, Ampah, berkunjung ke Jakarta. Ia ingin mengisi masa liburan puasa dengan melihat perkembangan Credi Union di Jakarta, khususnya CU Bererod Gratia (CUBG) yang ikut dalam Jaringan Credit Union Kalimantan. Selama seminggu, setiap pagi Fernandez ikut ngantor di Tempat Pelayanan CUBG Jl. Matraman, 31. Sesekali ia mengunjungi tempat pelayanan lain. Ia mencermati cara pengurus dan staf CUBG bekerja dan melayani. Ia telah memberikan banyak masukan berharga.

Sekarang ini saya punya obsesi untuk mengumpulkan cerita-cerita gerakan CU di Kalimantan. Kedatangan Bapak Fernandez tentu saja merupakan peluang emas yang tak boleh dilewatkan. Meski waktu itu acara saya cukup padat, saya berhasil mencari waktu untuk berjumpa dan berbincang dengan Bapak Fernandes. Kantor CUBG Jl. Matraman menjadi tempat pertemuan kami.

Berikut ini saya sajikan hasil pembicaraan kami. Dalam tulisan berikut ini, Bapak Fernandez akan bertutur sendiri, meski sebenarnya yang menuliskannya kembali adalah saya. Pilihan ini dibuat supaya Anda dapat lebih akrab dengan Bapak Fernandez dan juga supaya tulisan lebih ringkas.

Pengalaman Bapak Fernandez tidak ubahnya percikan api. Semoga api ini menyulut dan mengobarkan Anda juga untuk secara kreatif berbuat sesuatu bagi saudara kita yang miskin.

Salam – Antonius Sumawan, SJ

Guru yang Jadi Aktivis CU Read the rest of this entry »





Option and Action For The Poor

1 09 2008

“Roh Tuhan ada pada-Ku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin”

Semua orang yang telah dibaptis dalam nama Bapa, Putera dan Roh Kudus mendapatkan Roh yang sama dengan Roh yang ada didalam Yesus. Roh yang sama ini lah yang memberikan kekuatan kepada kita untuk memberitahukan tahun rahmat Tuhan telah datang. Roh yang sama ini manyadarkan kita bahwa kita sendiri telah menerima pembebasan dan rahmat Tuhan. Hidup kita sudah dipenuhi ‘blessing’, sehingga tugas kita selanjutnya adalah memberikan berkat dan rahmat Tuhan kepada semakinbanyak orang.

Bacaan Injil hari ini yang juga merupakan nubuat nabi Yesaya adalah inti dari Ajaran Sosial Gereja (Luk4:16-19) yang seharusnya menjadi nafas hidup dan karya keseharian umat katolik.  Kita yang telah dibaptis selayaknya memiliki rasa kepedulian yang tinggi seperti yang Yesus rasakan. Dia tidak bisa menolak orang-orang yang datang kepadaNya, yang sakit, yang menderita, yang lumpuh dan yang terikat. Roh Tuhan ada pada kita dan punya tugas istimewa yaitu menyampaikan kabar baik kepada orang miskin. Sudahkah?

Apakah kabar yang terbaik bagi orang miskin? Saya rasa bukan tentang hidup kekal atau nikmat di surga sebagai terminal terakhir. Hidup mereka yang miskin masih dalam taraf daily survival, hanya untuk bertahan hidup sehari itu. Maka kabar baik bagi orang miskin adalah bahwa sebentar lagi mereka tidak miskin lagi. Bahwa sebentar lagi tidak perlu antre minyak tanah, bahwa sebentar lagi harga-harga akan turun. Bahwa sebentar lagi anak-anak bisa sekolah dengan biaya terjangkau, syukur kalau gratis. Bahwa sebentar lagi ada kesempatan untuk memperbaiki hidup menjadi lebih baik. Read the rest of this entry »