Arti Seikat Kembang Bagi Yang Masih Hidup

16 11 2012

Seorang pria turun dari sebuah mobil mewah yang diparkir didepan kuburan umum.
Pria itu berjalan menuju pos penjaga kuburan.. Setelah memberi salam, pria yang ternyata adalah sopir itu berkata, “Pak, maukah Anda menemui wanita yang ada di mobil itu? Tolonglah Pak, karena para dokter mengatakan sebentar lagi beliau akan meninggal!”
Penjaga kuburan itu menganggukkan kepalanya tanda setuju dan ia segera berjalan di belakang sopir itu.
Seorang wanita lemah dan berwajah sedih membuka pintu mobilnya dan berusaha tersenyum kepada penjaga kuburan itu sambil berkata, ” Saya Ny. Steven. Saya yang selama ini mengirim uang setiap dua minggu sekali kepada Anda. Saya mengirim uang itu agar Anda dapat membeli seikat kembang dan menaruhnya di atas makam anak saya. Saya datang untuk berterima kasih atas kesediaan dan kebaikan hati Anda. Saya ingin memanfaatkan sisa hidup saya untuk berterima kasih kepada orang-orang yang telah menolong saya.”
“O, jadi Nyonya yang selalu mengirim uang itu? Nyonya, sebelumnya saya minta maaf kepada Anda. Memang uang yang Nyonya kirimkan itu selalu saya belikan kembang, tetapi saya tidak pernah menaruh kembang itu di pusara anak Anda.” jawab pria itu.
“Apa, maaf?” tanya wanita itu dengan gusar. Read the rest of this entry »





LEBIH BERBAHAGIA MEMBERI DARIPADA MENERIMA

26 02 2012

Suatu sore,seorang mahasiswa berjalan bersama dosennya. Ketika mereka melihat sepasang sepatu butut di tepi jalan. Mereka yakin sepatu tersebut milik seorang pekerja rendahan yang bekerja di hutan. Sang mahasiswa berpaling pada dosennya seraya berkata,”Mari kita sembunyikan sepatunya,lalu kita bersembunyi di balik semak-semak dan melihat apa yang terjadi kemudian.”

Dosen itu menjawab,”Sobatku, kita tidak seharusnya bersenang-senang dengan mengorbankan orang miskin. Engkau dapat melakukan sesuatu yang lebih baik, dan itu akan mendatangkan kesenangan besar dalam dirimu. Caranya adalah memasukkan uang ke dalam kedua sepatu bututnya. Setelah itu kita bersembunyi untuk melihat reaksi orang tersebut.”

Mahasiswa itu pun melakukan apa anyg dikatakan dosennya,lalu mereka bersembunyi di balik semak-semak. Read the rest of this entry »





Miskin dan Lapar Tapi Bahagia

7 09 2011

“Berbahagialah hai kamu yang miskin karena kamulah yang empunya Kerajaan Allah.”

Pagi ini saya membaca pesan twitter seorang teman :”Yang nyaman belum tentu bermanfaat, Yang bermanfaat biasanya tak nyaman.” Menghasilkan sesuatu yang bermanfaat memang tidak mudah, bukan hanya saat mengerjakannya yang sulit, dari sejak memulainyapun tidak nyaman. Demikian pula upaya membuat yang terbaik perlu usaha extra keras seperti yang semalam kita saksikan dalam pertandingan Timnas melawan Bahrain. Beberapa hari lalu bertanding lawan Iran kalah telak. Kemarin bermain di kandang sendiri, kalah pula, masih ditambah lagi ancaman denda dari FIFA karena adanya penonton melemparkan petasan. Membangun yang baik butuh usaha keras dan waktu yang tidak sebentar tetapi menghancurkannya hanya dibutuhkan waktu sedetik.

Demikian pula dengan doa Bapa Kami yang kita daraskan agar keadaan di bumi seperti di dalam Surga yang isinya hanya kebaikan dan sukacita….. yaolooo … susahnyee…Saat kita bermaksud untuk berbuat baik, kok ada saja yang menganggap kita mencari muka, cari nama dan perhatian. Saat kita menolak atau menghindar mengikuti saran yang ‘nyeleneh’ melanggar peraturan, sering dianggap ‘sok suci’, ada juga yang mengatakan ‘gak solider’. Read the rest of this entry »





12 Kiat Awet Muda, Umur Panjang dan Hidup Bahagia

7 05 2011

Kiriman email dari pak Puspo Adijuwono yang berusia 75 tahun dan istrinya bu Lien (72 thn)…… pantes saja berumur panjang, untung tidak gaptek jadi banyak netter yang kebagian rahasianya nih…

1. HADAPILAH SEGALA MASALAH DENGAN SANTAI DAN TENANG. (1 KOR 10 : 13)

2. BERSEDIH HATI JANGANLAH TERLALU BERKEPANJANGAN. (NEH 8 : 10, ROM 12 : 12, PKH 3 : 1 – 11)

3. AKTIFLAH DALAM KERJA DAN PELAYANAN. (ROM 12 : 11)

4. JAUHKANLAH AMARAH KARENA AMARAH MEMAKAN ENERGI YANG BERPENGARUH BURUK TERHADAP FISIK. (AMSAL 19 : 19)

5. BILA SEGALA SESUATU DAPAT DISELESAIKAN DENGAN KETENANGAN, MENGAPA HARUS DIBARENGI DENGAN KETEGANGAN? (AMSAL 17 : 19 – 20) Read the rest of this entry »





Jangan Menunggu

22 04 2011

​2 kata “Jangan menunggu ” yg perlu dihindari :

1. Jangan menunggu bahagia baru tersenyum, tapi tersenyumlah, maka kamu kian bahagia.

2. Jangan menunggu kaya baru bersedekah, tapi bersedekahlah, maka kamu semakin kaya.

3. Jangan menunggu termotivasi baru bergerak, tapi bergeraklah, maka kamu akan termotivasi.

4. Jangan menunggu dipedulikan orang baru kamu peduli, tapi pedulilah dengan orang lain! Maka kamu akan dipedulikan…

5. Jangan menunggu orang memahami kamu baru kamu memahami dia, tâÞi pahamilah orang itu, maka orang itu paham dengan kamu.

6. Jangan menunggu terinspirasi baru menulis. tapi menulislah, maka inspirasi akan hadir dalam tulisanmu.

7. Jangan menunggu proyek baru bekerja, tapi bekerjalah, maka proyek akan menunggumu.

8. Jangan menunggu dicintai baru mencintai, tapi belajarlah mencintai,maka kamu akan dicintai.

9. Jangan menunggu banyak uang baru hidup tenang, tapi hiduplah dengan tenang. Percayalah,. bukan sekadar uang yang datang tapi juga rejeki yang lainnya.

10. Jangan menunggu contoh baru bergerak mengikuti, tapi bergeraklah,maka kamu akan menjadi contoh yang diikuti.

11. Jangan menunggu sukses baru bersyukur. tapi bersyukurlah, maka bertambah kesuksesanmu.

12. Jangan menunggu bisa baru melakukan, tapi lakukanlah! Kamu pasti bisa!

Dan…Jangan menunggu lama lagi untuk membagikan tulisan ini kepada semua orang yang anda kenal…sehingga kita semua tersadar 😉





Sabda Bahagia

30 01 2011

Berbahagialah kita yang mendengar sabda bahagia ini, karena tidak dimiliki oleh agama lain, tetapi sayangnya sabda ini hanya menjadi kebanggaan semata, apalagi ketika Mahatma Gandhi begitu terinspirasi dengan Sabda ini, bahkan dia mengatakan, kira-kira demikian: “Ini adalah sabda seorang suci yang pernah ada, beruntunglah orang Kristen yang memiliki guru yang demikian hebat. Dan seandainya semua orang Kristen mengikuti perkataan ini dengan baik, saya yakin sekali 90% manusia di dunia ini akan menjadi Kristen, termasuk saya.”

Coba kita jujur dengan dalam diri sendiri, apakah bahagia meneruskan perjuangan Yesus yang  mewartakan Kerajaan Allah? Jika menjadi miskin ketika memperjuangkan Kerajaan Sorga, jika berakhir dengan duka cita, jika harus terus lemah lembut, menahan lapar dan haus, selalu murah hati, siap untuk dianiaya untuk kebenaran, dicela, difitnah dan dianiaya? Dalam perjalanan hidup saya, rasanya belum pernah bertemu dengan dengan orang demikian.

Umumnya jika ditanya demikian, kita akan menunjuk orang lain, misalnya Bunda Teresa dari Kalkuta atau Paus Yohanes Paulus atau orang-orang hebat lainnya, yang tentunya kita tidak tahu persis perjuangan dan pribadi masing-masing dari orang-orang hebat itu, semua berdasarkan cerita. Namun tidak pernah kita berusaha untuk memulai itu sendiri, untuk menjadi orang yang berbahagia seperti yang disabdakan Yesus, bahkan tidak jarang kita ikut melecehkan janji Yesus: “Upahmu besar di Sorga” kepada yang mau berjuang tersebut. Read the rest of this entry »





Bahagia Adalah…

9 10 2010

“Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya”

Seorang muda yang sudah putus asa karena hidupnya tidak bahagia, bertanya kepada seorang bijak : Bagaimanakah mendapatkan kebahagiaan? Ia menjawab “Carilah kebahagiaan seperti menangkap kupu-kupu”. Maka pergilah anak muda ini dan ia berlatih mengejar dan menangkap kupu-kupu. Ternyata tidak berhasil satupun, maka dengan marah ia kembali kepada orang tua itu. Katanya : “Nak, mencari kebahagiaaan itu seperti menangkap kupu-kupu. Semakin kau terjang., semakin ia akan menghindar. Semakin kau buru, semakin pula ia pergi dari dirimu. Tangkaplah kupu-kupu itu dalam hatimu. Karena kebahagiaan itu itu bukan benda yang dapat kau genggam atau sesuatu yang dapat kau simpan. Carilah kebahagiaan itu dalam hatimu. Telusuri rasa itu dalam kalbumu. Ia tak akan lari keman-mana. Bahkan, tanpa kau sadari kebahagiaan itu sering datng sendiri.”

Ukuran kebahagiaan bagi setiap orang bisa berbeda-beda bila ditanya : Apa yang membuat mereka bahagia? Seorang ibu akan sangat berbahagia bila ia dapat mendampingi anak-anaknya sejak kecil sampai  dewasa dan akhirnya bisa hidup mandiri. Seorang ayah bisa menitikkan air mata bahagia saat mengantar anak perempuannya kepelaminan. Tapi bagi seorang anak perempuan dia tidak perlu menunggu lama untuk menjadi bahagia – asal ia bisa berjalan-jalan sambil menggandeng tangan ayahnya. Saat itu seluruh dunia adalah miliknya. Read the rest of this entry »