Kesaksian Jim Caviezel, pemeran utama film “The Passion”

30 03 2013

Sumber dari milis tetangga tentang Jim Caviezel, pemeran utama film “The PASSiON” yang mengisahkan pengalannya tentang bagaimana beratnya proses pembuatan film tsb. Bukan suatu kebetulan singkatannya adalah JC dan usianya 33 tahun, sangat mirip dengan Jesus Christ (JC).

Bagian shooting yang mungkin paling mengerikan, baik bagi penonton dan juga bagi saya, yaitu pada saat penyambukan Yesus. Saya gemetar menghadapi adegan itu, karena cambuk yang digunakan itu sungguhan. Sementara punggung saya hanya dilindungi papan setebal 3 cm.
Suatu waktu para pemeran prajurit Roma itu mencambuk dan mengenai bagian sisi tubuh saya yang tidak terlindungi papan. Saya tersengat, berteriak kesakitan, bergulingan sambil memaki orang yang mencambuk saya. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana Yesus masih bisa MENGAMPUNI dan tidak ada sedikitpun makian keluar dari mulut NYA. Dia bukan sekedar mati, tetapi mengalami penderitaan luar biasa yang panjang dan sangat menyakitkan.

Pemeran salah satu prajurit Roma yg mencambuki saya  itu adalah seorang muslim, setelah adegan tersebut, ia menangis dan menerima Yesus sebagai Tuhannya. Adegan itu begitu menyentuhnya. Itu sungguh luar biasa. Padahal awalnya mereka datang hanya karena untuk panggilan profesi dan pekerjaan saja, demi uang. Namun pengalaman dalam film itu mengubahkan kami semua. KASIH mengubah segalanya.

Bagian-bagian lain nya pun sangat sulit dilakukan, seperti salib yang harus dipikul ternyata sangat berat sehingga tulang bahu saya sempat lepas. Dan bagian waktu Yesus di gantung disalib dimana hampir melayang nyawa saya karena berjuang melawan dingin nya suhu dan angin tanpa pakaian selembarpun, saya tidak bisa membayangkan bagaimana DIA bisa bertahan bahkan masih bisa mendoakan, mengampuni, memberkati bahkan menyelamatkan orang lain (penjahat  yang disalib di sebelah Yesus)

Saya bangga punya YESUS yg demikian luar biasa KASIHNYA pada manusia padahal saat itu IA 100% manusia.
Karakter KASIH dan PENGAMPUNAN NYA sungguh LUAR BIASA.

Kecewa itu biasa, tetapi tetap memberkati meski dikecewakan,itu LUARBIASA.
Memaafkan itu biasa, tetapi memaafkan meskipun disakiti berkali-kali,itu LUARBIASA.

Jadilah orang yang BIASA,tetapi memiliki sikap & karakter LUARBIASA!!!

Itulah Makna Kematian dan Kebangkitan Yesus.
Selamat Paskah.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: