Tidak Ada Keabadian Kecuali FirmanNya

25 11 2011
“Langit dan bumi akan berlalu tetapi perkataanKu tidak akan berlalu.”
Benar sekali langit dan bumi akan berlalu, semua yang ada di kolong langit ada masa berlakunya. Setiap orang tinggal menunggu masa expiration date menjadi daluwarsa. Masalahnya kita tidak pernah tahu kapan hal itu akan datang.
Beberapa minggu ini begitu banyak berita duka saya terima, baik lewat SMS, milis dan BBM. Mulai dari Bro JD, abang rohaniku disusul pak Eddy Partadinata, pewarta yang sabar dan rendah hati. Tante Tuti Adisumarta, yang sudah sepuh dan terdeteksi kanker paru-paru beberapa bulan lalu. Disusul Mas Darmanto yang masih relatif muda, mantan karyawan Bapak, meninggal tanpa sakit tidak lama setelah nonton laga final Ina vs Malaysia. Dan kemarin pagi Rm Kurris SJ meninggal dalam damai ditengah lawatannya ke tanah Papua.
Begitu banyak kita mendengarkan homili setiap menghadiri Misa Requiem. Pesannya serupa : kita juga akan menghadapi hal yang sama seperti mereka yang telah mendahului kita. Hanya bedanya kesempatan mereka sudah berakhir dengan selesainya tugas peziarahan di bumi ini, sedangkan kita masih diberikan kesempatan untuk mempersiapkannya.
Di akhir tahun Liturgi memang kita diingatkan senantiasa akan Hari Penyelamatan. Segalanya akan berakhir, FINITO… tidak ada siaran ulangan pun tidak ada kesempatan kedua untuk memperbaiki. Yang ada adalah kesempatan hari ini untuk menjadi lebih baik dari kemarin. Lebih sabar, lebih mencintai dan menghormati orang lain, berupaya memberikan nilai tambah pada apapun yang kita kerjakan. Dan terlebih lagi lebih fokus pada tujuan hidup kita agar mengarah pada rencana Allah semata.
Satu hal yang pasti ditengah ketidakpastian adalah janji akan FirmanNya yang selalu Abadi. FirmanNya dulu, sekarang dan selamanya adalah ya dan Amin. JanjiNya akan selalu ditepati. Termasuk janji keselamatan yang diberikan pada masa lalu, telah digenapi melalui kedatangan Sang Penyelamat. Dan janjiNya untuk memberikan dan menyediakan rumah peristirahatan bagi mereka yang senantiasa mencari Kerajaan Allah dan KebenaranNya pasti juga akan digenapi.
FirmanNya telah terbukti dan janjiNya pasti ditepati. Masalahnya kita belum tentu bisa mengenali segala FirmanNya. Semoga pada masa Adven ini kita sungguh merenungkan FirmanNya. Tidak perlu menghafalkan seluruh Kitab Suci, tetapi paling tidak kita memahami apa yang diingatkan Yesus Kristus yang ditinggalkan pada murid-muridNya. Begitu banyak rahasia kehidupan disingkapkan didalam Kitab Suci. Semakin kita mengenal FirmanNya, semakin jatuh cinta kita kepadaNya. Kerajaan Allah memang sudah begitu dekat, dekat sekali tinggal menunggu kesiapan hati kita untuk menerima FirmanNya. Dengan demikian kita tidak ikut larut dan bersedih setiap kali menghadiri Misa Requiem karena kita tahu kemana mereka yang telah mendahului kita  dan kitapun tahu kemana kita akan pergi pada saatnya nanti. How Great Thou Art !
===========================================================================================
Bacaan Injil   Luk 21:29-33
Lalu Yesus mengatakan perumpamaan ini kepada mereka: “Perhatikanlah pohon ara atau pohon apa saja. Apabila kamu melihat pohon-pohon itu sudah bertunas, kamu tahu dengan sendirinya bahwa musim panas sudah dekat. Demikian juga, jika kamu melihat hal-hal itu terjadi, ketahuilah, bahwa Kerajaan Allah sudah dekat. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya terjadi. Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu. 


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: