Setia Itu Menyakitkan

22 09 2011
“Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan”
Pesta Pader Pio – Padre Pio menerima anugerah Tuhan berupa stigmata, yaitu luka-luka berdarah pada kaki, tangan dan lambungnya. Namun apa yang dialami tersebut mendapat tantangan dan ancaman dari saudara-saudarinya, para imam bahkan dari Vatikan. Ia dituduh kerasukan setan. Memang mujizat pada awalnya senantiasa mendapat kecurigaan dan ketidak-percayaan dari orang lain, termasuk dari mereka yang berkuasa atau berwenang.
Anugerah Tuhan secara khusus memang menimbulkan pertanyaan dan kecurigaan, sebagaimana banyak orang kurang percaya kepada Yang Tersalib. Dalam Warta Gembira hari ini Petrus menyatakan imannya kepada Yesus bahwa Ia adalah “Mesias dari Allah”, namun Yesus melarang untuk memberitahukan hal itu kepada siapapun, karena para pengikut atau pendengarNya belum siap untuk mengimani seutuhnya.
Setia beriman kepada Yesus atau Allah berarti harus siap sedia dan rela menanggung banyak penderitaan karena kesetiaannya. “Setia adalah sikap dan perilaku yang menunjukkan keterikatan dan kepedulian atas perjanjian yang telah dibuat” (Prof Dr Edi Sedyawati/ edit: Pedoman Penanaman Budi Pekerti Luhur, Balai Pustaka-Jakarta 1997, hal 24). Kami mengajak kita semua, segenap umat beriman atau beragama, untuk setia pada ajaran utama dari agamanya masing-masing, yang tidak lain adalah sama, yaitu saling mengasihi. Semua agama(cq pendiri agama!) pasti mengajarkan cintakasih dan mendambakan para pemeluk atau pengikutnya hidup saling mengasihi dengan siapapun dan dimanapun.
Ketika dihina, dilecehkan atau direndahkan tetap  mengasihi mereka yang menghina, melecehkan atau merendahkan, memang untuk itu secara phisik, psikologis maupun sosial merasa sakit dan menderita; jika demikian adanya hayatilah sakit dan derita tersebut dengan gembira dan bergairah, dan secara khusus kepada  yang beriman kepada Yesus Kristus hendaknya berbahagia karena telah diperkenakan untuk berpartisipasi dalam penderitaan dan sengsaraNya.  – Ign Sumarya SJ
=====================================================================================================
Bacaan Injil Luk 9:19-22

“ Jawab mereka: “Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia, ada pula yang mengatakan, bahwa seorang dari nabi-nabi dahulu telah bangkit.” Yesus bertanya kepada mereka: “Menurut kamu, siapakah Aku ini?” Jawab Petrus: “Mesias dari Allah.” Lalu Yesus melarang mereka dengan keras, supaya mereka jangan memberitahukan hal itu kepada siapa pun. Dan Yesus berkata: “Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.”


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: