10 SIKAP PRAKTIS YANG BISA MEMBANTU KITA MENJADI UMAT KRISTEN (KATOLIK) YANG BAIK – Yosafat Ivo Ofm Cap

19 09 2011

Lumrah kalau kita berharap dan bermimpi menjadi umat kristen yang baik. Ini menjadi tantangan dan sekaligus perjuangan kita bersama.  Maka dasar utama ialah, kita harus membangun fundasi dalam diri kita baik pribadi maupun bersama. Di sini saya membagikan 10 sikap praktis dan sederhana yang bisa membantu kita menjadi umat kristen/katolik yang baik.

1. Buatlah doa sebagai kebutuhan dan bukan sebagai pelarian. Kalau kita menjadikan doa sebagai kebutuhan itu artinya kita akan mencarinya kapan dan di manapun. Kita tidak bisa hidup tanpanya. Bukan sebaliknya kita berdoa hanya ketika kita ada masalah, problem atau dilanda duka dan kesedihan. Doa terutama bukan untuk pelarian.
2. Carilah Tuhan. Kita mencari Tuhan sepanjang hidup kita. Banyak di antara kita ingat dan mencari Tuhan dan berseru-seru kepadaNya juga saat sedih dan masalah melanda. Ketika gembira, senang dan semuanya lengkap, kita seperti tidak membutuhkan Tuhan lagi.
3. Pergi ke Gereja bukan karena peraturan, atau ikut-ikut orang lain atau bahkan supaya dipuji orang. Kita pergi ke Gereja karena niat dan motivasi yang luhur, mau memuji Tuhan lewat doa, kidung pujian dan dalam kesatuan dengan umat Allah yang lain.
4. Memberi sesuatu (kolekte, perpuluhan, atau sumbangan apapun namanya) bukan karena terpaksa atau disertai unek-unek, atau amarah tetapi karena kesadaran.
5. Janganlah membenci atau menjauhi orang lain yang tidak, atau lupa atau lama tidak ke Gereja melainkan kita harus mendekati, mengasihi dan merangkulnya supaya dia kembali ke Gereja
6. Ketika kita menghadiri ibadat, atau misa di Gereja, datanglah pada waktunya dan pulanglah juga pada waktunya. Jangan datang terlambat dan pulang cepat, tetapi tunggulah sampai doa penutup dan berkat terakhir. Hendaknya anda berpakayan sopan karena Gereja bukanlah ajang foto model tetapi tempat memuji dan memuliakan Allah, tetapi kita juga tidak terlepas dengan sesama yang duduk bersama dengan di Gereja. Kita saling peduli dan mengingatkan.
7. Memiliki barang-barang rohani (devotional) seperti salib, rosario, Kitab Suci, kalung salib, dsb dan menggunakannya secara maksimal demi pengembangan dan penghayatan iman.
8. Berdoa kapan dan di mana pun dan jangan malu, gengsi, atau takut menunjukkan iman kita.
9. Mungkin kita tidak pernah lupa membawa HP atau blackberry atau telepon sellular yang lain, coba kita juga setia membawa barang-barang rohani dan memakainya karena itu lebih ringan dan lebih kecil dar Hp dan Blackberry bukan?
10. Cintailah orang lain bukan karena banyak hartanya, tinggi kedudukan dan pangkatnya tetapi karena mereka adalah ciptaan Allah dan Dia hadir dalam diri setiap orang.  Yesus juga tidak pandang bulu.

Inilah  sikap praktis yang bisa menuntun kita menjadi umat kristen yang baik. Rasanya berat? ya, tetapi bukan mustahil bukan? Kita tidak usah bermimpi melaksanakan semuanya, tetapi sebagian, atau 1 dan bahkan 2 sikap praktis, yang penting kita tetap berusaha dan berjuang. Ini adalah tantangan dan perjuangan kita kita bersama. Semoga.

SELAMAT MALAM, ALLAH MEMBERKATIMU, KELUARGA DAN ANAK-ANAKMU.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: