Meminta Yang Baik

17 03 2011

“Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepadaNya.”

Sebagai orangtua tentu kita berusaha memberikan yang terbaik bagi anak-anak kita. Bahkan saat mendapat kabar kehamilan rata-rata orangtua pasti berupaya mendapatkan dokter dan rumahsakit terbaik, mempersiapkan kelahiran dengan baik. Begitu lahir segala sesuatu yang meragukan pasti dijauhkan, apalagi kalau sudah tahu ada yang flu sudah pasti diwanti-wanti tidak boleh dekat dengan si bayi. Mulai dengan makanan, pakaian, pendidikan segalanya dicarikan yang terbaik. Demikianlah sampai mereka bertumbuh menjadi dewasa. Seringsekali keputusan-keputusan diambil oleh orangtua yang memang menentukan mana yang menurut mereka yang ‘terbaik’.

Menjadi tantangan saat anak-anak mulai remaja dan belajar mengambil keputusan-keputusan, seringkali masih harus diarahkan dan kalau perlu ditolak karena pertimbangan orangtua. Tentunya hal ini menimbulkan ketegangan tersendiri antara anak dan orangtua. Ada anak-anak yang mampu mengekspresikan kekecewaannya karena permintaannya tidak dipenuhi, tetapi adakalanya ada juga yang menyimpannya didalam hati. Tantangan orangtualah untuk mendekati dan menjelaskan dengan kasih mengapa permintaan mereka belum dapat dipenuhi.

Demikianlah dalam hal berdoa, kita sering sekali seperti anak-anak yang meminta segala sesuatu yang menurut kita baik. Seperti layaknya anak-anak pula, bilamana keinginan kita belum terjawab, atau malah mendapat jawaban yang berbeda, lalu kita marah bahkan tidak mau berdoa lagi. Iman seperti ini memang iman kanak-kanak, seolah memaksa Tuhan mengikuti kemauan kita. Tetapi dengan seringnya kita mengasah mata batin kita dengan merenungkan Sabda Tuhan, iman kitapun semakin bertambah dewasa.   Rm. 10:17Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

Lambat laun dengan iman yang semakin dewasa, cara berdoa kitapun berbeda. Tidak lagi memaksa Tuhan, tetapi kita yakin apapun jawaban doa kita pasti itulah yang terbaik dari Tuhan bagi kita. Kita sadari bahwa Tuhan selalu menyertai kita dalam susah dan senang, dalam segala cuaca hati, tidak tergantung apapun.

Lalu doa seperti apa yang baik yang pasti dikabulkan? Bacaan hari ini mengingatkan kita untuk meminta persis seperti yang Tuhan inginkan. Ya kita diajak untuk berdoa meminta sesuatu yang pasti diberikan, yaitu keselamatan jiwa. Karena Kristus telah menderita, wafat dan bangkit untuk menyelamatkan manusia, sebanyak mungkin manusia harus diselamatkan. Olehkarenanya, kalau kita berdoa bagi keselamatan jiwa pasti dijawab dan diberikan, apalagi terus menerus didoakan tiada berkeputusan.

Melihat kejadian disekitar kita, bukan tidak mungkin kita juga mengalami musibah seperti di Jepang, ya gempa plus tsunami apalagi kebocoran nuklir. Yang diutamakan dan dicari adalah keselamatan. Sudah tidak ada artinya kekayaan dan kepandaian, asal bisa menemukan anggota keluarga tercinta. Tetapi yang le bih penting bukan hanya keselamatan jiwa di bumi, yang diutamakan disini adalah keselamatan jiwa setelah kematian. Kemanakah jiwa itu pergi?

Marilah kita tidak bosan-bosannya senantiasa meminta Tuhan menambahkan karunia dan rahmatNya agar sebanyak mungkin rekan dan kerabat kita diselamatkan jiwanya. Entah melalui kita atau melalui orang lain, mereka dapat juga mengalami pertobatan pribadi sehingga merekapun diselamatkan. Kita perlu melatih diri kita untuk membuat daftar nama orang-orang yang kita ingin Tuhan selamatkan hidupnya. Kita bacakan nama-nama mereka setiap kali kita berdoa, tanpa terasa doa dengan bertalu-talu seperti  itu serupa dengan mengetuk pintu Surga.  Hal inipun sering saya lakukan, saya buat daftar nama orang-orang yang saya ingin Tuhan selamatkan jiwanya. Tidak hanya keluarga saya, tetapi juga mereka yang membenci dan memusuhi kita. Tanpa sadar beberapa tahun kemudian satu persatu dari mereka mengalami pemulihan dengan berbagai cara. Permohonan doa bagi keselamatan jiwa pasti selalu dijawab. How Great Thou Art !

===============================================================================================

Bacaan Injil Mat 7:7-12

“Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan. Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti, atau memberi ular, jika ia meminta ikan? Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya.” “Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi”

Advertisements

Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: