Amanat Agung – Pesan Terakhir Sang Guru

25 01 2011
“Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil.”
Kalau melihat pertumbuhan anak-anak, rasanya tugas murid sepertinya sederhana, cuma belajar dari sehari ke hari. Tapi kalau diperhatikan apa yang mereka pelajari makin lama makin banyak dan makin kompleks. Semua ini bertujuan agar suatu hari nanti mereka bisa mandiri, bisa melakukan hal yang tepat secara bertanggung-jawab. Saat anak-anak sampai remaja, tugas orangtua adalah memastikan mereka melaksanakan tugasnya. Sedangkan saat sudah menjadi mahasiswa, orang tua umumnya  sudah mengurangi porsinya dan menyerahkan tanggungjawab sepenuhnya pada sang anak. Ada yang berhasil mengatasi masa kuliah dengan menyelesaikannya, ada juga yang putus ditengah jalan karena berbagai hal.

Injil hari ini mengingatkan kita akan tugas perutusan kita yang utama yaitu untuk mewartakan Kabar Baik. untuk melaksanakan Amanat Agung. Perintah ini diberikan Yesus hanya bagi murid-muridNya, bukan bagi semua orang yang menghadiri pengajarannya di sinagoga ataupun ditempat umum. Ada orang-orang spesial yang dipersiapkan setelah sekian lama dididik menjadi murid-muridNya. Mereka ditempa mulai dari hal-hal sederhana, hanya mengikuti Yesus lalu mengikuti kebiasaanNya berdoa, berkeliling ke desa-desa untuk mengajar dan menyembuhkan mereka yang sakit dan lumpuh sampai berhadapan dengan para ahli taurat dan menghadapi badai ditengah danau. Sebelum sampai pada puncaknya, mereka pun harus menghadapi tantangan terberat saat Sang Guru di tangkap, dianiaya sampai wafat di kayu salib. Para murid mengalami ketakutan dan frustasi yang amat sangat, bahkan sampai tidak berani mengakui bahwa mereka murid Kristus seperti Petrus yang menyangkal Yesus. Toh pada akhirnya mereka lulus dalam ujian, kecuali Yudas Iskariot, dan akhirnya jumlah mereka bertambah banyak… sampai sekarang.

Maka tugas  kita sebagai pengikut Kristus adalah mau terlebih dulu diproses untuk membangun karakter Kristus seperti para murid terdahulu, ada tugas-tugas yang harus diselesaikan dengan seksama, ada tantangan karena berhadapan dengan kekuatan lain  seperti para ‘ahli Taurat’, setan dan ancaman berbahaya laksana ular bahkan racun yang mematikan. Sehingga apapun profesi kita. kemanapun kita diutus, yang kita sampaikan dan kita lakukan hanyalah Kabar Baik. Kita perlakukan segala makhluk dengan baik , bukan hanya kepada sesama manusia tetapi  juga kepada alam sekalipun. Keberhasilan kita membuat orang lain menjadi percaya akan apa yang kita beritakan, terutama tentang  Kristus yang kita imani, tergantung sejauh mana kita sungguh-sungguh  menghayati dan mengamalkan apa yang telah disabdakanNya melalui perkataan dan terutama perbuatan kita.

==========================================================================================================

Bacaan Injil Markus (16:15-18)
Sekali peristiwa Yesus yang bangkit dari antara orang mati menampakkan diri kepada kesebelas murid, dan berkata kepada mereka, “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.”

Advertisements

Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: