Mujizat Terbesar

11 10 2010

Sebab orang-orang Niniwe itu bertobat waktu mereka mendengarkan pemberitaan Yunus, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Yunus!”

Saat mengisi rekoleksi peserta Krisma di paroki, saya menanyakan kepada para peserta berdasarkan kisah dalam Kitab Suci – manakah mujizat yang paling terbesar paling terheboh? Jawabannya beragam dari mujizat penggandaan lima roti dua ikan, yang sakit disembuhkan sampai orang mati bisa hidup kembali. Menurut mereka hal tersebut merupakan kejadian langka dan tidak umum, sehingga dinilai sebagai mujizat.

Saya setuju bahwa mujizat adalah hal-hal yang sulit terjadi, tidak umum bahkan tidak mudah untuk dilakukan disekitar kehidupan manusia. Tetapi  bila menurut Kitab Suci justru mujizat terheboh itu bukan kejadian-kejadian yang disebutkan peserta rekoleksi.  Kita sering kurang menyadari bahwa mujizat terbesar adalah pertobatan manusia. Tidak percaya? Coba kita simak Luk. 15:7 Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan.”

Membuat orang lain bahagia dan senang karena sembuh serta keluar dari masalahnya tentu baik, dan juga tidak mudah. Tetapi lebih sulit lagi membuat senang dan sukacita seluruh isi sorga kan? Satu saja orang berdosa bertobat, seluruh isi sorga bersuka cita malah mungkin berpesta besar disana.

Kita masing-masing sering berdoa dengan ujub yang berderet seperti menu restoran, tentu dengan harapan agar  ‘wishi list’ kita dijawab termasuk juga orang-orang yang kita kasihi bisa berbahagia dan bersukacita. Mungkin ini saatnya kita  membayangkan betapa besar sukacita di sorga kalau akibat doa-doa kita maka orang-orang yang kita kasihi juga bertobat. Olehkarenanya marilah kita buat daftar doa – prayer list – dengan menuliskan nama-nama semua orang yang kita kenal agar kembali kepada rencana Tuhan, agar mereka kembali mengenal Jesus sebagai Juru Selamat pribadinya. Sudah pasti doa seperti ini dijawab 100 % dan tidak akan ditolak karena untuk itulah Kristus telah menderita sengsara, wafat dan bangkit di hari ketiga sebagai tanda kasih Allah Bapa pada dunia agar manusia bisa mendapatkan hidup kekal (bdk. Yoh 3:16).

===============================================================================================

Bacaan Injil Luk 11:29-33
“Ketika orang banyak mengerumuni-Nya, berkatalah Yesus: “Angkatan ini adalah angkatan yang jahat. Mereka menghendaki suatu tanda, tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus. Sebab seperti Yunus menjadi tanda untuk orang-orang Niniwe, demikian pulalah Anak Manusia akan menjadi tanda untuk angkatan ini. Pada waktu penghakiman, ratu dari Selatan itu akan bangkit bersama orang dari angkatan ini dan ia akan menghukum mereka. Sebab ratu ini datang dari ujung bumi untuk mendengarkan hikmat Salomo, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Salomo! Pada waktu penghakiman, orang-orang Niniwe akan bangkit bersama angkatan ini dan mereka akan menghukumnya. Sebab orang-orang Niniwe itu bertobat waktu mereka mendengarkan pemberitaan Yunus, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Yunus!” “Tidak seorang pun yang menyalakan pelita lalu meletakkannya di kolong rumah atau di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian, supaya semua orang yang masuk, dapat melihat cahayanya”


Actions

Information

One response

13 10 2010
Mery Budihardja

Terima kasih atas renungannya. Menarik sekali

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: