Bahagia Adalah…

9 10 2010

“Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya”

Seorang muda yang sudah putus asa karena hidupnya tidak bahagia, bertanya kepada seorang bijak : Bagaimanakah mendapatkan kebahagiaan? Ia menjawab “Carilah kebahagiaan seperti menangkap kupu-kupu”. Maka pergilah anak muda ini dan ia berlatih mengejar dan menangkap kupu-kupu. Ternyata tidak berhasil satupun, maka dengan marah ia kembali kepada orang tua itu. Katanya : “Nak, mencari kebahagiaaan itu seperti menangkap kupu-kupu. Semakin kau terjang., semakin ia akan menghindar. Semakin kau buru, semakin pula ia pergi dari dirimu. Tangkaplah kupu-kupu itu dalam hatimu. Karena kebahagiaan itu itu bukan benda yang dapat kau genggam atau sesuatu yang dapat kau simpan. Carilah kebahagiaan itu dalam hatimu. Telusuri rasa itu dalam kalbumu. Ia tak akan lari keman-mana. Bahkan, tanpa kau sadari kebahagiaan itu sering datng sendiri.”

Ukuran kebahagiaan bagi setiap orang bisa berbeda-beda bila ditanya : Apa yang membuat mereka bahagia? Seorang ibu akan sangat berbahagia bila ia dapat mendampingi anak-anaknya sejak kecil sampai  dewasa dan akhirnya bisa hidup mandiri. Seorang ayah bisa menitikkan air mata bahagia saat mengantar anak perempuannya kepelaminan. Tapi bagi seorang anak perempuan dia tidak perlu menunggu lama untuk menjadi bahagia – asal ia bisa berjalan-jalan sambil menggandeng tangan ayahnya. Saat itu seluruh dunia adalah miliknya.

Apakah anda bahagia? Lelahkah anda mengejar kebahagiaan itu? Injil hari ini mengajak kita untuk menghirup kebahagiaan setiap saat – ya setiap saat ketika kita mendengarkan Sabda Tuhan dan setiap saat berkesempatan melakukannya. Semakin sering kita membaca Sabda Tuhan semakin kita menyadari cintaNya. Semakin sering kita melakukannya, kita tahu bahwa kita berada pada ‘track’ yang benar, Kita tahu kemana ujung jalan kehidupan kita. Kebahagiaan ada pada keputusan kita untuk senantiasa bertindak dengan benar, sehingga ada kedamaian di hati. Ketenangan hati inilah kita tularkan kepada orang-orang disekitar kita, tularkanlah kebahagiaan itu, maka kita seperti menghirup udara disekitar kita.

==============================================================================================

Bacaan Injil Luk 11:27-28

“Ketika Yesus masih berbicara, berserulah seorang perempuan dari antara orang banyak dan berkata kepada-Nya: “Berbahagialah ibu yang telah mengandung Engkau dan susu yang telah menyusui Engkau.” Tetapi Ia berkata: “Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya.”


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: