Kecewa Pada Tuhan?

9 04 2010

“Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu peroleh.”

Ada kalanya pada saat yang sungguh mengecewakan, karakter asli seseorang bisa muncul tiba-tiba.  Di media televisi sering terlihat berbagai ekspresi orang-orang yang kecewa, ada demo buruh pabrik, ada  juga  protes peserta pilkada yang kalah, bahkan demo mahasiswa yang mengarah anarkis.  Rupanya itulah wajah asli mereka, itulah karakter lama mereka. Kalau model begini akan menjadi pemimpin rakyat, bisa terbayangkan apa yang akan mereka lakukan bila kekuasaan ada ditangan mereka.   Mungkin juga sudah lupa janji dan sumpah jabatan.

Demikian pula tampak kekecewaan besar pada Petrus, sang pemimpin diantara para murid Yesus. Ia yang telah mendengar kabar kebangkitan Kristus, masih juga tidak percaya dan memutuskan kembali ke kehidupan lamanya, sebagai nelayan pencari ikan. Dia tidak sendiri, juga diikuti murid yang lain. Murid-murid ini sepakat menjauh dari rencana Tuhan. Sepakat untuk menjalani kehidupan lamanya yang menurut Petrus, jauh lebih menjanjikan dari pada mempercayai kebangkitan Yesus.

Tetapi sekali lagi cinta Tuhan yang begitu kuat, kembali menarik satu persatu murid-murid yang dikasihiNya untuk kembali percaya kepadaNya. CintaNya yang begitu kuat mampu membuat Petrus malu akan dirinya sendiri. Ia malu sebagai pemimpin dihadapan para murid lainnya bahwa ia sendiri tidak dapat mempercayai kebangkitan Yesus.  Begitu malunya sehingga ia memilih terjun ke dalam danau menghindari perjumpaan dengan Yesus.

Berapa kalikah kita memalingkan diri dari Tuhan saat kenyataan jauh dari harapan ? Tidak kah kita juga sering memilih mengikuti rencana sendiri dan akhirnya gagal? Dan saat tawaran yang lain datang begitu menariknya, kita pun malu menerimanya dan bahkan menjauh dariNya?   Jadi kalau kita mutung, marah sama Tuhan, rasanya sia-sia saja karena Ia akan kembali datang menyapa kita dengan cintaNya. Semoga kita menyadari bahwa yang membuat kita kembali kepadaNya hanyalah cintaNya yang begitu kuat.  Tak seorangpun manusia sanggup menolak cinta Tuhan. Begitu kuat cintaNya pada kita, sampai kita kembali bertekuk lutut dan mengaku Dialah Tuhan dan Juru Selamat kita.

=============================================================================================

Bacaan Injil Yoh 21:1-14

21:1 Kemudian Yesus menampakkan diri lagi kepada murid-murid-Nya di pantai danau Tiberias dan Ia menampakkan diri sebagai berikut.
21:2 Di pantai itu berkumpul Simon Petrus, Tomas yang disebut Didimus, Natanael dari Kana yang di Galilea, anak-anak Zebedeus dan dua orang murid-Nya yang lain.
21:3 Kata Simon Petrus kepada mereka: “Aku pergi menangkap ikan.” Kata mereka kepadanya: “Kami pergi juga dengan engkau.” Mereka berangkat lalu naik ke perahu, tetapi malam itu mereka tidak menangkap apa-apa.
21:4 Ketika hari mulai siang, Yesus berdiri di pantai; akan tetapi murid-murid itu tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus.
21:5 Kata Yesus kepada mereka: “Hai anak-anak, adakah kamu mempunyai lauk-pauk?” Jawab mereka: “Tidak ada.”
21:6 Maka kata Yesus kepada mereka: “Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu peroleh.” Lalu mereka menebarkannya dan mereka tidak dapat menariknya lagi karena banyaknya ikan.
21:7 Maka murid yang dikasihi Yesus itu berkata kepada Petrus: “Itu Tuhan.” Ketika Petrus mendengar, bahwa itu adalah Tuhan, maka ia mengenakan pakaiannya, sebab ia tidak berpakaian, lalu terjun ke dalam danau.
21:8 Murid-murid yang lain datang dengan perahu karena mereka tidak jauh dari darat, hanya kira-kira dua ratus hasta saja dan mereka menghela jala yang penuh ikan itu.
21:9 Ketika mereka tiba di darat, mereka melihat api arang dan di atasnya ikan dan roti.
21:10 Kata Yesus kepada mereka: “Bawalah beberapa ikan, yang baru kamu tangkap itu.”
21:11 Simon Petrus naik ke perahu lalu menghela jala itu ke darat, penuh ikan-ikan besar: seratus lima puluh tiga ekor banyaknya, dan sungguhpun sebanyak itu, jala itu tidak koyak.
21:12 Kata Yesus kepada mereka: “Marilah dan sarapanlah.” Tidak ada di antara murid-murid itu yang berani bertanya kepada-Nya: “Siapakah Engkau?” Sebab mereka tahu, bahwa Ia adalah Tuhan.
21:13 Yesus maju ke depan, mengambil roti dan memberikannya kepada mereka, demikian juga ikan itu.
21:14 Itulah ketiga kalinya Yesus menampakkan diri kepada murid-murid-Nya sesudah Ia bangkit dari antara orang mati.
Advertisements

Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: