Kisah Nyata Diluar Penjara

31 01 2010

Ini kisah nyata seorang remaja yang bebannya tidak seperti yang kita miliki, Anak ini ditemukan oleh salah satu rekan sepelayanan penjara di KAJ. Semoga kita bisa memandang dengan kacamata iman dan bertindak lebih arif kepada mereka yang ada disekeliling kita.

aku seorang wanita ………… ….

remaja usia 13 thn
selisih usiaku dengan mamaku hanya 16 thn
mamaku pisah dengan bapaku 5 thn yang lalu
lalu   mamaku nikah lagi
dari bapa tiriku   aku punya 2 orang adik
yang satu laki2 usia 2 thn
dan yang satu lagi usia 4 bln
4 bln yang lalu ………… …
bapa tiriku pisah lagi dengan mamaku
bapa tiriku membawa adikku yang laki2
kini adik puteriku yang usia 4 bln tinggal bersama aku
serta bersama adikku yang usia 3 thn dari bapa kandungku
jadi  kini aku tinggal dengan 2 adik yang satu mama tapi beda bapa

5 bln lalu   aku dengar bapa kandungku masuk penjara
tapi  bapa masih komunikasi dengan aku
bapaku masih sayang padaku
jujur , aku rindu seperti bapa teman2ku
aku ingin s’perti daddy dari sahabatku yang di kelas
yang selalu mengasihi anaknya ………… .
yang selalu menyayangi anaknya
aku ingin juga s’perti  Bapa sayang anakNya
namun apa yang mau dikata
aku anak broken home
mama papa cerai
aku sering menangis bila sahabat kelasku menyanyikan lagu
S’ PERTI BAPA SAYANG ANAKNYA
setelah bapaku masuk penjara
aku tidak bisa sekolah lagi
karena bapaku tidak bisa bantu biaya sekolahku
kini  sudah 4 bln aku berhenti dari kelas 1 SMP
mamaku tidak sanggup membiayai sekolahku
kerja mamaku sebagai wanita malam
jujur , aku tidak bisa terima mamaku kerja malam
aku sering ribut dengan mamaku
mamaku tidak sayang kepadaku
juga kepada adik2ku
ia tidak pernah lagi membelai kami
ia tidak pernah lagi membisikkan kata2 bijak kepadaku
ia tidak memberi contoh yang baik pada kami anak2nya
tutur katanya ……… sikapnya ……… sifatnya tidak pernah lembut
tidak pernah ada seperti Bunda Maria yang sangat lembut
tidak pernah seperti Bunda Maria yang begitu mengasihi Yesus
aku sedih sekali
tiap hari aku menangis
aku hidup dalam penderitaan
apalagi semenjak bapaku masuk penjara
dan bapa sudah jarang berkomunikasi dengan aku lagi
bapaku juga jarang kirim uang saku kepadaku
hanya Oma aku yang memberi uang saku kepadaku
tapi   itupun sekali – kali dan tidak mencukupi
sementara Oma aku juga seorang Ibu usia 50an yang kerja malam
s’mua ini terjadi karena kemiskinan kami
kami tinggal di sebuah kamar petakan yang tidak layak huni
sebuah petakan gudang kecil yang terletak di pinggir pasar
tidak ada dapur ………… .. tidak bisa memasak ………… ….
tidak ada kamar mandi

di sana aku tinggal dengan 2 adikku dan mamaku dan Omaku
serta dengan beberapa keluarga miskin lainnya
tiap hari   bila kami mau makan  kami ke Warteg
tiap hari kami perlu ke toilet   kami ke WC umum dan bayar
bila malam tiba  tinggallah aku dengan kedua adikku
aku sering ketakutan di malam hari
aku sering merasa kedinginan  apalagi kedua adikku
bukan hanya karena tidak ada selimut untuk memeluk kami
tapi   kami butuh dekapan kasih mama papa

aku ingin tinggallah mama papa dalam dekapan kami
dan kami dalam dekapan mama papa
bila aku dengar sahabat kelasku bercerita
tiap malam ketika ia hendak bobok   ia selalu dicium mama papanya
tiap malam sebelum ia tidur  ia diberkati mama papanya
tiap malam mama papanya menidurkan ia dengan mengelus -ngelus keningnya
aku rindu dengan kasihmu bapa  aku rindu dengan kasihmu mama
aku rindu belaianmu , oh mama , oh papa
tapi   aku merasa   itu tidak akan aku rasakan
malam ini
sudah 3 malam aku tidur di sebuah rumah singgah pelayanan penjara
sebelumnya
aku tinggal 2 malam di rumah seorang ibu
namun kini  aku ditempatkan di rumah singgah pelayanan penjara itu
malam makin larut
aku ingat adikku yang tidur tanpa selimut
adik bayiku yang tidur kedinginan
adikku yang tidak ditemani oleh mama papa
adik yang tidak ditemani oleh aku
tapi  malam ini aku harus bobo
sebab  besok pagi aku harus ikut dengan seorang ibu pelayan penjara
pergi rapat FPP di Katedral
aku berdoa besok ada mujizat Tuhan untuk adik2ku khususnya
malam ini  aku mau berdoa padaMu Tuhan
kirim malaekatMu untuk adikku yang masih kecil2
semoga malaikat Tuhan menjaga adik2ku yang sedang kedinginan
kirim juga malaikatMu Tuhan untuk mama papaku
andai kata   malam ini aku mati
aku sudah berdoa padaMu Tuhan
aku sudah berdoa untuk papa
dan untuk mama yang sudah melahirkan aku
dan juga aku sudah berdoa untuk adik2ku
t’rima kasih Tuhan
terjadilah menurut Tuhan itu baik untukku dan untuk keluargaku
t’rima kasih Tuhan. Amin

Bunda Maria  doakan aku ya
aku bobo dulu
s’bab aku lelah sekali hari ini
t’rima kasih Bunda.

Advertisements

Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: