Kawin dan Tidak Kawin

21 11 2009

“Mereka yang dianggap layak untuk mendapat bagian dalam dunia yang lain itu tidak kawin dan tidak dikawinkan”

Hari ini saya mengikuti Misa dua kali, pagi tadi menghadiri Sakramen Pernikahan seorang warga lingkungan yang mantu dan sore harinya merayakan misa bersama para tahanan di Polda Metro Jaya.  Yang satu adalah peristiwa keluarga yang mengharukan dan mengingatkan saya dan suami akan janji pernikahan puluhan tahun lalu. Satu lagi misa yang juga mengharu-birukan hati melihat wajah-wajah muda nan resik berusia  20 -30 tahun yang karena  berbagai hal membuat mereka berstatus tahanan sementara. Misa pagi tadi mempersatukan dua keluarga besar, yang lain misa yang mempersatukan mereka dari sel-selnya dan bersama sejenak merayakan Ekaristi.

Melihat dua dunia yang berbeda dalam Sakramen Ekaristi satu hari ini membuat saya bertanya-tanya. Mengapa kita sering melupakan dan tidak menghargai kebebasan yang Tuhan berikan dengan menggunakannya secara bertanggungjawab ? Mengapa banyak dari kita menyia-nyiakan kesempatan untuk mengenal Dia dengan bebas ? Banyak juga yang tidak menghargai kesempatan yang ada untuk memberikan yang terbaik bagi Tuhan sang pemberi hidup. Read the rest of this entry »