Pewarta: Penabur Benih

14 11 2009

“Adakah Ia mendapati iman di bumi?”

Uskup Agung Merauke Mgr Niko Adi, merupakan Uskup termuda yang ditahbiskan di Indonesia, berkesempatan memberikan pengajaran dalam temu pewarta mimbar se KAJ hari ini di Shekinah. Dihadapan lebih dari 250 pewarta yang hadir hari ini beliau mengingatkan para pewarta untuk senantiasa kembali menggali Injil dan Firman Tuhan, bukan untuk kebutuhan para umat yang akan dilayani, tapi juga bagi diri sendiri. Dalam kehidupan seorang pewarta mimbar, sering sekali kita dituntut harus mempersiapkan renungan dengan membolak-balik Alkitab dan berdoa agar pewartaan yang disampaikan bisa berkenan bagi umat yang hadir.  Hal ini memang harus dilakukan sebagai bagian dari persiapan dalam membawakan renungan yang telah dijadualkan. Tetap perlu refleksi pribadi dimana  kita setiap harinya menyediakan diri untuk berdoa dengan senantiasa bertanya apa yang Tuhan maksud dengan sabdaNya hari ini bagi saya pribadi ?

Panggilan sebagai pewarta bagi seorang awam adalah panggilan yang diperlukan untuk memastikan iman itu seperti benih yang senantiasa ditaburkan dimana-mana, tetapi juga perlu ditumbuhkan dan dipastikan bisa bertahan diantara segala godaan dan ilalang dunia. Apapun profesi kita sebagai pewarta, dimanapun kita berada, benih iman senantiasa ditebarkan. Tetapi diluar itu kesaksian iman akan kehidupan pribadi justru menjadi pupuk yang menyuburkan iman itu sendiri. Read the rest of this entry »

Advertisements