Hari Kiamat – Kata Siapa?

13 11 2009

“Sama seperti terjadi pada zaman Nuh”

Beredarnya berbagai isu dan rumor tentang gempa besar yang akan terjadi baik di Jakarta, Surabaya sekitarnya seolah-olah menjadi pembenaran berbagai ramalan para paranormal akan hari kiamat. Kepanikan sesaat terasa memonopoli banyak pembicaraan masyarakat tentang ancaman ini. Demikian pula rumors atau berbagai berita penampakan ada dimana-mana yang diartikan sebagai tanda-tanda zaman akhir. Mungkin juga hari ini ada yang berbisik-bisik, ssst.. hari ini kan Friday the 13th, kebetulan juga jum’at kliwon, yang kata orang hari dimana setan-setan keluar. Halaaah… setan sih gak kenal waktu, 24 jam available and contactable. Sama halnya malaikat pelindung kita standby 24 jam on-call. Masalahnya, kita lebih sering takut dengan setan dan lupa mengajak sang malaikat pelindung sehingga kita lebih sering dikuasai ‘parno’.

Injil hari ini ternyata  mengingatkan kita bahwa seramnya hari kiamat sudah menghantui manusia sejak ribuan tahun lalu. Pertanyaannya adalah apakah ancaman itu akan membangun iman kita menjadi lebih baik? Apakah kita bertobat karenanya? Saat itupun Yesus sudah mengingatkan, tapi ternyata tidak merubah orang-orang Farisi dan Ahli Taurat bertobat karenanya.  Mereka masih sibuk dengan urusan-urusan duniawi, terutama mengutamakan kepentingan dirinya sendiri, mengenyangkan kelaparan akan kehormatan orang lain. Kerakusan akan harta dan gila hormat hanyalah tanda bahwa kelompok ini memiliki kekosongan jiwa, sehingga apapun yang disampaikan bila tidak dapat memuaskan keinginan egonya, menjadi tidak relevan. Akhirnya mereka tetap berbuat hal yang sama, yang menye nangkan diri sendiri. Kelompok ini pun tidak perduli dan tidak pernah terpikir memperiapkan dirinya dalam menghadapi Hari Tuhan, hari dimana ia akan bertemu Tuhan. Read the rest of this entry »





Citra Indonesia Menurun

13 11 2009

Ayat Alkitab: Nats Alkitab: Matius 5:14-16 – Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.” (Matius 5:16)

Paparan:

Kriminalisasi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat citra Indonesia di mata masyarakat internasional menurun drastis. Hal itu diungkapkan pakar komunikasi Politik UI Effendi Ghazali di Jakarta, Kamis (12/11). Demikian tulis Media Indonesia.

“Citra Indonesia di mata masyarakat internasional menurun drastis. Mereka menilai ada upaya penguasa saat ini membenturkan masyarakat pendukung KPK dengan masyarakat pendukung polisi supaya terjadi kerusuhan berdarah. Ini gaya-gaya Orde Baru,” kata Ghazali.

Citra buruk Indonesia, menurut Ghazali, berpengaruh negatif terhadap politik di kancah internasional. Boleh jadi karena citra politik yang negatif ini, Presiden Amerika Serikat Barack Obama tidak mengunjungi Indonesia. “Barack Obama ke Singapura, langsung ke China. Tidak berkunjung ke Indonesia. Padahal Indonesia boleh dibilang negara penting bagi sejarah hidup Obama,” ujar Ghazali. Menurut Ghazali ada tiga hal yang menjadi perhatian masyarakat internasional. Pertama, kasus kriminalisasi terhadap orang tertentu yang merupakan lawan lawan politik pihak berkuasa.

Kedua Indonesia sedang dipuji masyarakat internasional karena ada tokoh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang punya reputasi mendapat perhargaan internasional tapi ada tokoh sekaliber Wakil Ketua KPK Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah yang dikriminalisasi. Read the rest of this entry »