Kontrak Politik

18 10 2009

“Kamu tidak tahu apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum cawan yang harus Kuminum dan dibaptis dengan baptisan yang harus Kuterima?”

Banyak orang berminat menduduki posisi tertinggi, banyak orang bersemangat meraih jabatan terhormat. Lihat saja ketika terjadi pemilihan ketua umum Golkar, ketika hari-hari ini Presiden memanggil dan menyeleksi calon Menteri-Menterinya. Ketika partai politik mengajukan nama-nama calon kader partainya kepada Presiden untuk menjadi Menteri. Teks Injil hari ini sangat cocok dengan situasi itu, Yakobus dan Yohanes mengungkapkan keinginannya untuk memperoleh kedudukan di kanan dan kiri Yesus dalam kemuliaan nanti.Tetapi Yesus mengajukan syarat “kontrak politik” yakni sanggupkan meminum cawan dan baptisan yang dialami Yesus?

Yesus menegaskan bahwa Barangsiapa ingin menjadi besar hendaknya menjadi orang yang melayani orang lain. Bagi Yesus Anak Manusia melayani dan mengamalkan diri menjadi jalan penebusan bagi umat manusia. Apa yang terjadi dengan syarat dan penjelasan Yesus yang diajukan kepada para murid? Mereka terkejut dan tidak paham tentang Yesus yang menderita, mengalami kematian dan kebangkitan. Mereka frustrasi bukan karena tidak tahu tapi tidak paham karena menganggap bahwa Yesus sebentar lagi akan membangun kembali kejayaan politik dan duniawi Israel. Lebih jauh murid-murid Yesus tidak paham mengapa Ia perlu menderita dan mati agar mencapai kemuliaan rohaninya. Read the rest of this entry »

Advertisements