A Friend in Need is A Friend Indeed

5 10 2009

“Siapakah sesamaku manusia?”

Rasanya pepatah berbahasa Inggris ini paling pas untuk menjawab pertanyaan “Siapakah sesamaku manusia”: A friend in need is a Friend indeed – Teman yang sesungguhnya adalah teman yang hadir disaat kita membutuhkannya.   Kita mungkin sulit membayangkan perumpamaan Yesus melalui bacaan hari ini dalam kehidupan keseharian kita. Tapi mungkin kisah ini menarik untuk disimak sebagai refleksi pribadi ,dan mungkin ada banyak kisah serupa disekitar kita.

Seorang kaya raya bergelimang harta, selalu dikelilingi teman-teman menikmati kehidupan hura-huranya. Suatu hari jatuh bangkrut karena terlibat korupsi dengan pejabat pemda. Hartanya habis, keluarganya terlantar karena ia masuk penjara. Tidak ada teman-temannya yang setia menemaninya berhura-hura mampir datang menjenguk bahkan menelponnya. Rupanya masih tersisa seorang kawan yang sempat menelponnya di saat ia dalam kesusahan, menemaninya dalam menghadapi berbagai persidangan bahkan mencarikan saksi-saki yang meringankannya. Ketika dalam tahanan ia datang mengunjungi, bahkan saat anaknya sakit ialah yang membiayai ongkos rumah sakitnya. Waktu hukumannya habis ia mendapatkan sedikit modal dari temannya ini untuk menjadi agen minuman ringan agar dapat menopang hidup keluarganya. Disinilah ia tahu, arti teman yang sesungguhnya yaitu mereka yang setia justru disaat ia dalam kesulitan.

Kisah lain, seorang remaja putri karena suatu hal, jatuh dalam pergaulan bebas sehingga hamil. Terpaksa ia harus keluar dari sekolah dan melahirkan disuatu tempat yang dirahasiakan keluarganya. Dalam kesendirian, tidak ada teman yang mencari dan menyapa si bunga sekolah ini. Read the rest of this entry »

Advertisements