Hal ini Kukatakan supaya kalau ia tiba-tiba datang, jangan sampai kamu didapatinya sedang tidur.
Dalam acara perayaan dwi dasawarsa SEP Shekinah kemarin, Romo Sugiri v.d. Heuvel SJ (78 th) sang pendiri, tidak pernah membayangkan akibat dari ide ‘gila’nya mendirikan Sekolah Evangelisasi Pribadi. Dalam 20 tahun SEP Shekinah telah melahirkan lebih dari 13,000 alumni KEP dan SEP. Para alumni tersebar di berbagai paroki dan kelompok kategorial. Para pastor paroki mengakui manfaat KEP bagi dinamika lingkungan dan hidup menggereja. Jumlah tersebut tidak termasuk dengan para alumni diluar KAJ dimana tim pengajar SEP Shekinah diminta membantu merintis KEP di berbagai Keuskupan.
Selama berkarya sebagai imam belanda yang mengalami berbagai tekanan jaman itu, sempat terpatri dalam pikirannya bahwa memberitakan Injil tidak perlu menyebut Yesus. Sehingga selama bertahun-tahun mengisi siaran radio bahkan memberikan pelajaran agama, ia hanya mengajarkan budi pekerti. Tidak pernah menyebut Jesus. Pandangannya berubah total saat mengikuti pertemuan ICCRES di Singapura tahun 1982. Its all about Jesus. Tidak ada penginjilan yang dilakukan tanpa mengisahkan tentang Jesus. Konsep story telling, narrative theology, mengisahkan perjalanan iman bersama Yesus, adalah cara terbaik yang menghidupi setiap insan kristiani. Sekali kita berhenti berkisah dan bersaksi tentang Yesus maka roh kita pun pelan tapi pasti akan mati. Kita bisa melihat berbagai institusi, ormas, perkumpulan doa bahkan pertemuan lingkungan yang tidak memiliki gairah untuk bersaksi tentang Yesus, kehilangan ‘passion’, pelan-pelan karyanya meredup dan akhirnya mati dan tertidur.
Kata siapa orang katolik tidak perlu bersaksi tentang Yesus? Read the rest of this entry »
















Bagaimana menurut Anda?