Berdiri Sebagai Saksi

12 07 2008

Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia (Mat 19:6)

Pengalaman pertama selalu mendebarkan walaupun berdiri disekitar altar bukan hal asing bagi saya sebagai prodiakon. Hari ini saya memang tidak bertugas sebagai prodiakon. Tapi untuk pertama kalinya kami berdua berdiri begitu dekat dengan imam dan altar sebagai saksi pernikahan Bravo, anak dari saudara sepupu saya. Kedua pengantin yang menjadi perantau di ibukota ini, memutuskan menikah di gereja St Josef Matraman Jakarta. Dari masuk gereja sampai selesai kami mendampigi pengantin, bahkan kami makan hosti dan minum anggur dari piala yang sama. Duh Gusti, matur nuwun sanget. Its so beautiful !

Setiap kali mendapatkan undangan pernikahan, saya memilih datang di gereja daripada resepsi di gedung. Apalagi kalau suami bisa ikut wah bahagia banget deh. Untuk saya menghadiri sakramen pernikahan seperti meneguhkan kami kembali akan janji pernikahan kami sendiri. Saya masih ingat kata-kata saya dan suami, juga saat saya tercekat tidak bisa berkata-kata karena terharu. Homili romo rasanya bukan untuk pengantin, tapi untuk kami berdua. Demikian juga lagu-lagu yang dinyanyikan koor, biasanya bagus-bagus, seolah menyanyi untuk kami. Ge eR aja… karena saya percaya bahwa setiap hari yang baru perlu disyukuri sebagai rahmat Tuhan dalam kehidupan keluarga kami. Dengan mendengar lagu-lagu cinta membuat saya ikut menyanyi mensyukuri setiap kerikil bahkan gunung permasalahan yang telah kami lalui. Itu semua karena rahmat Tuhan semata. Read the rest of this entry »





Siapa Berani Hidup

12 07 2008

“Takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka

Rasanya terlalu banyak alasan kita untuk takut hidup di Jakarta. Takut kena macet, takut terlambat, takut tidak dapat proyek, takut ketularan penyakit, takut mati perlahan-lahan kena polusi, bahkan takut bangkrut dan menganggur sampai takut miskin. Semua manusia dari yang kaya-miskin, tua-muda, single-married bahkan anak-anak memiliki berbagai macam ketakutan bahkan adayang memilih lebih baik mati dari pada menghadapi kehidupan. Takut setengah mati atau takut setengah hidup?

Kata takut disebut dalam 566 kali kalau di search di Alkitab Elektronik. Tetapi dalam Fil 4:6 dikatakan bahwa ketakutan yang dekat dengan kekhawatiran itu harus dinyatakan dalam doa: Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Karena sudah ada jawaban di ayat selanjutnya: Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.
Jadi rasa takut adalah akibat bagi kita yang kehilangan damai sejahtera Allah. Rasa takut akan terus tinggal kalau kita mulai jarang berdoa, karena berarti kita menolak rahmat damai sejahtera Allah.

Injil hari ini menjelaskan hanya ada satu jenis ketakutan yang boleh dimiliki manusia. Yaitu takutlah hanya kepada Dia yang dapat membinasakan tubuh dan jiwa di dalam neraka. Kalau kita tahu dan menyadari hidup dan mati kita di tangan Nya, maka sudah seharusnyalah kita tunduk dan hormat kepadaNYa. Read the rest of this entry »





Lesson Learned from PO-Kung Fu Panda

12 07 2008

Terima kasih untuk siapapun yang telah membuat ringkasan nilai-nilai yang didapat dari film ini. Maaf saya mendapatkannya dari milis tanpa sumber yang jelas.

If You Look At What You DO NOT HAVE in Life, You Do Not Have anything. If You Look At What You HAVE in life, You Have Everything.”

Po , si Panda jantan, yang sehari-hari bekerja di toko mie ayahnya, memiliki impian untuk menjadi seorang pendekar Kung Fu. Tak disangka, dalam pemilihan Pendekar Naga, Po dinobatkan sebagai Pendekar Naga yangdinanti- nantikan kehadirannya untuk melindungi desa dari balas dendam Tai Lung. Saat menonton film animasi ini, kita seperti diingatkan tentang beberapa hal:

1. The secret to be special is you have to believe you’re special.
Po hampir putus asa karena tidak mampu memecahkan rahasia Kitab Naga, yang hanya berupa lembaran kosong. Wejangan dari ayahnya-lah yang akhirnya membuatnya kembali bersemangat dan memandang positif dirinya sendiri. Kalau kita berpikir diri kita adalah spesial, unik, berharga kita pun akan punya daya dorong untuk melakukan hal-hal yang spesial.

Kita akan bisa, kalau kita berpikir kita bisa. Seperti kata Master Oogway, You just need to believe Read the rest of this entry »





I Will Follow Him

12 07 2008

By Arthur Altman/Norman Gimbel/Jaques Plante/J W Stole/Del Roma

(Tarian ini dilakukan para napi di penjara CPDRC Cebu Filipina)

CHORUS:
I LOVE HIM, I LOVE HIM, I LOVE HIM
AND WHERE HE GO I FOLLOW, I FOLLOW, IFOLLOW
I WILL FOLLOW HIM, FOLLOW HIM WHEREVER HE MAY GO
THERE ISN’T AN OCEAN TOO DEEP
A MOUNTAIN SO HIGH, IT CAN KEEP
KEEP ME AWAY

I WILL FOLLOW HIM, FOLLOW HIM WHEREVER HE MAY GO
AND HE IS MY ALWAYS WILL BE
FOR NOTHING CAN’T KEEP ME YOUR WAY
HE IS MY DESTINY

I WILL FOLLOW HIM, EVER SINCE HE TOUCHED MY LIFE I KNEW
THERE ISN’T AN OCEAN TOO DEEP
A MOUNTAIN SO HIGH, IT CAN KEEP
KEEP ME AWAY, AWAY FROM HIS LOVE

(CHORUS)
KEEP ME AWAY
AWAY FROM HIS LOVE





Terapi Menari di Penjara

12 07 2008

Mat 25:36 …ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku.

Byron Garcia tidak pernah bermimpi menjadi konsultan penjara, apalagi bertanggungjawab untuk penjara di Cebu (CPDRC) yang terkenal dengan penjahat kelas kakap. Dihuni lebih dari 1,500 orang terpidana berat, terkenal sebagai sarang narkoba, petugas yang korup dan selalu terjadi kekerasan antar napi. Inilah penjara terberat dan ditakuti di seluruh Filipina….itu duluuu…

Hanya dengan modal tekad kuat untuk membuat penjara ‘heboh’ ini menjadi lebih manusiawi, Byron melakukan beberapa pembenahan. Setelah memperbaiki dan memperketat sistem pengamanan, Byron mencari cara untuk memperlakukan para napi dengan lebih manusiawi yaitu dengan memberikan mereka musik dan melatih mereka menari. Gak salah? Memang orang filipina suka menyanyi dan menari, kenapa tidak dicoba. Memangnya pembunuh, pemerkosa, pengedar narkoba ini tidak boleh menari? Maka Byron pun mencoba idenya sejak tahun 2006.

Dimulai dengan mengambil latihan 4 jam setiap hari dengan mengundang seorang koreografer, seluruh penjara perlahan tapi pasti berubah kearah pembentukan sikap disiplin yang positif. Read the rest of this entry »