Domba+Serigala+Ular+Merpati= ?

11 07 2008

Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati”.

Bacaan Injil hari ini seperti dongeng sebelum tidur buat si kecil. Ada domba, serigala, ular dan merpati. Sekaligus semuanya disebut  dalam satu kalimat. Memang Yesus sering sekali menggunakan perumpamaan, tapi rasanya perumpamaan yang menyebut binatang paling banyak dalam satu kalimat hanya dalam perikop ini. Empat binatang ini memang membawa arti tersendiri dalam Alkitab, khususnya Injil.

Yesus baru saja mengutus murid-muridNya pergi berdua-dua, memberikan mereka kuasa lalu meneruskan apa yang telah Ia lakukan dalam pelayanan-pelayananNya sebelumnya. Para murid sudah ikut dan melihat apa yang telah dilakukan oleh Yesus. Sekarang saatnya mereka dilepaskan ke desa-desa tanpa disertai Yesus. Mereka harus melakukannya sendiri sebagai utusan Tuhan Yesus. Yesus tahu bahwa para murid pun akan berhadapan dengan berbagai tantangan seperti yang Ia alami.

Yesus yang beritikad baik ternyata juga bisa ditolak dan diusir di beberapa tempat, bahkan Ia didakwa sesat oleh Ahli Taurat. Maka para murid yang masih polos dan masih harus perlu dibimbing dan digembalakan ini laksana domba yang ditinggalkan gembalanya, berhadapan dengan para ahli Taurat dan Farisi yang seperti serigala. Biasanya kalau serigala datang, gembala turun tangan. Tapi kali ini sang gembala mengijinkan ‘domba’nya berhadap-hadapan dengan si serigala. Bisa dibayangan pertarungannya seperti apa. Gurunya saja diserang para Ahli Taurat dan Farisi, apalagi murid-murid Yesus yang mereka tahu cuma nelayan. Tinggal dicaplok lah. Read the rest of this entry »