(Walaupun saya belum pernah mantu, tidak ada salahnya saya bagikan doa yang saya persiapkan atas permintaan seorang teman. Semoga bisa membantu. AMDG)
Ya Bapa yang baik,
Hari ini kami semua berkumpul disini menyaksikan bersatunya dua hati dihadapan Mu. Mereka telah mengambil keputusan untuk menyerahkan sisa hidupnya satu sama lain dan mengikat janji kepadaMu, ya Allah Pencipta Kehidupan. Dipuncak cinta mereka, mereka datang padaMu untuk dipersatukan melalui Sakramen (atau pemberkatan) Pernikahan ini.
Mudah bagi kami sebagai manusia untuk setia disaat suka, tapi tidak mudah untuk setia disaat duka melanda. Mudah untuk setia di saat untung, tapi sulit untuk setia disaat malang dan tantangan hidup menghadang. Mudah untuk setia dalam keadaan sehat, tapi rapuh untuk setia saat pasangan sedang didera penyakit berkepanjangan. Hanya Engkaulah ya Bapa yang mampu membimbing anak-anak kami ini dalam perjalanan hidup mereka agar penuh diliputi dengan cinta Mu. Pimpinlah anak-anak kami ini senantiasa agar mereka tetap setia satu sama lain, seperti teladan PuteraMu Yesus Kristus yang setia pada Mu dalam penderitaan, wafat dan bangkit demi cintaNya kepada kami agar dapat memperoleh kehidupan abadi. Read the rest of this entry »

Kakiku hanya sebatas lutut. Tetapi, aku bisa berjalan kemanapun aku ingin. Ayahku sudah meninggal saat aku berusia 11 tahun. Tetapi, aku memiliki seorang ibu luar biasa yang sangat menyayangiku.











Bagaimana menurut Anda?