Doa Bagi Pengantin

9 07 2008

(Walaupun saya belum pernah mantu, tidak ada salahnya saya bagikan doa yang saya persiapkan atas permintaan seorang teman. Semoga bisa membantu. AMDG)

Ya Bapa yang baik,
Hari ini kami semua berkumpul disini menyaksikan bersatunya dua hati dihadapan Mu. Mereka telah mengambil keputusan untuk menyerahkan sisa hidupnya satu sama lain dan mengikat janji kepadaMu, ya Allah Pencipta Kehidupan. Dipuncak cinta mereka, mereka datang padaMu untuk dipersatukan melalui Sakramen (atau pemberkatan) Pernikahan ini.

Mudah bagi kami sebagai manusia untuk setia disaat suka, tapi tidak mudah untuk setia disaat duka melanda. Mudah untuk setia di saat untung, tapi sulit untuk setia disaat malang dan tantangan hidup menghadang. Mudah untuk setia dalam keadaan sehat, tapi rapuh untuk setia saat pasangan sedang didera penyakit berkepanjangan. Hanya Engkaulah ya Bapa yang mampu membimbing anak-anak kami ini dalam perjalanan hidup mereka agar penuh diliputi dengan cinta Mu. Pimpinlah anak-anak kami ini senantiasa agar mereka tetap setia satu sama lain, seperti teladan PuteraMu Yesus Kristus yang setia pada Mu dalam penderitaan, wafat dan bangkit demi cintaNya kepada kami agar dapat memperoleh kehidupan abadi. Read the rest of this entry »





Tugas Merasul (Rm Ign. Sumarya SJ)

9 07 2008

“Pergilah dan beritakanlah”

Sebagai orang beriman, entah agamanya apa, pada umumnya memiliki tugas untuk merasul atau pewartaan, yang menurut umat Islam disebut ‘dakwah’. Dalam praksis tugas tersebut sering dipersempit atau menyempit untuk mencari tambahan pengikut agama masing-masing, pada jika kita bercermin pada sabda Yesus hari ini tugas rasul adalah “mengusir roh-roh jahat dan melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan” atau “Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat”. Jika yang menjadi sasaran utama merasul atau ‘dakwah’ adalah pertambahan jumlah pengikut maka terjadilah gesekan-gesekan yang berkembang menjadi ketegangan dan permusuhan di antara umat beragama.

Maka marilah dimensi rasuli iman/hidup beragama kita dihayati sesuai dengan apa yang disabdakan oleh Yesus tersebut. Berbagai bentuk kejahatan atau kebejaran moral pada masa kini yang masih marak rasanya terjadi karena masih banyak orang dikuasai oleh roh jahat, sakit atau lemah hati, jiwa maupun akal budinya alias tidak dirajai atau dikuasai oleh Sorga/Allah. Roh-roh jahat telah menguasai manusia, yang akhirnya menjadi nyata dalam bentuk “ percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya.”(Gal 5:19-21)

Maka marilah dalam menghayati atau melaksanakan tugas rasuli atau ‘dakwah’, kita bersama-sama atau bergotong-royong sebagai umat beriman atau antar agama untuk memerangi dan memberantas kejahatan-kejahatan tersebut. Read the rest of this entry »





Kisah Di Balik Layar : Hee Ah Lee

9 07 2008

Bukunya The Four Finger Pianist telah dilaunching dan berikut Sinopsisnya :

Namaku Hee Ah Lee. Aku hanya memiliki empat jari, masing-masing dua pada setiap tangan. Tetapi, aku jago main piano, lho. Bahkan aku pernah tampil bersama Richard Clayderman di Gedung Putih, Amerika.

Kakiku hanya sebatas lutut. Tetapi, aku bisa berjalan kemanapun aku ingin. Ayahku sudah meninggal saat aku berusia 11 tahun. Tetapi, aku memiliki seorang ibu luar biasa yang sangat menyayangiku.

Aku sadar aku memiliki kekurangan, tetapi aku juga punya kelebihan. Aku memang lemah di satu sisi, tetapi kuat di sisi lain. Aku anak yang selalu bahagia, dan senantiasa beryukur atas segala anugerah Tuhan dalam hidupku. Melalui buku ini, aku ingin berbagi cerita dan kebahagiaan kepada kalian semua. Karena, ternyata benar, jika kita menginginkan sesuatu dan berusaha menggapainya, tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Dan, jika aku saja bisa begitu, mengapa kalian tidak?

Note: Dibalik kesuksesan Hee Ah Lee, ibunya lah yang pertama-tama mengambil keputusan untuk memelihara bayi yang cacad ini. Ia berusaha sekuat tenaga menumbuhkan potensi anaknya. Read the rest of this entry »





Tugas “Mencari Domba”

9 07 2008

Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel. Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat.

Kalau pernah ikut Kursus Evangelisasi Pribadi (KEP), pasti tidak pernah terlewat tugas yang satu ini “Mencari Domba”:Tugas  bagi peserta KEP untuk pergi berdua melakukan beberapa kali kunjungan pada umat atau kerabat katolik. Apa sih sebenarnya yang dilakukan? Apakah itu hanya tugas syarat kelulusan peserta KEP? Ya dan tidak. Kursus Evangelisasi Pribadi adalah sebuah kesempatan untuk mengenali Sabda Tuhan dan tugas perutusanNya. Peserta juga dilatih untuk mengenal Kitab Suci dan ajaran Gereja.

Nah dalam tugas kunjungan rumah itu yang dilakukan pada dasarnya adalah ‘bercerita tentang Yesus” , menceritakan apa Kabar Baik yang saya alami bersama Yesus. Maka kunjungan ini dilakukan biasanya pada kerabat atau keluarga yang jarang pergi ke gereja, atau dulu mungkin aktif tapi lalu jarang terlibat lagi. Sehingga dengan belajar melakukan kunjungan, kita juga melatih diri kita untuk bersaksi akan cinta Tuhan yang kita alami. Read the rest of this entry »