Love At First Sight

4 07 2008

Ia melihat seorang yang bernama Matius duduk di rumah cukai, lalu Ia berkata kepadanya: “Ikutlah Aku.” Maka berdirilah Matius lalu mengikut Dia.

Masih ingat kah saat kita mengalami cinta pada pandangan pertama? Biasanya lagi melow gitu terus kita memperhatikan seseorang yang menarik dan tiba-tiba dia menengok dan menatap kita lalu tersenyum. Saat beberapa detik itu begitu sangat berarti sehingga membuat jantung berdegup kencang. Ada yang berlanjut dan berakhir dengan perkawinan tapi ada juga yang tidak bertahan.

Pengalaman jatuh cinta pada pandangan pertama dialami saat seorang ibu menanti-nanti kelahiran bayinya. Ditengah keletihan fisik yang luar biasa nyaris meregang nyawa saat hendak melahirkan, dengan berharap cemas ia menanti kehadiran bayinya. Begitu mendapatkan tatapan pertama, maka hilanglah segala keletihan dan kesakitan tadi berganti cinta yang mengharu biru. That is really love at the first sight ! Saya tidak yakin apakah perasaan ini juga dialami oleh para ibu yang melahirkan dengan operasi caesar karena semua anak saya dilahirkan melalui persalinan normal…. dan saya jatuh cinta lagi dan lagi saat menatap setiap bayi yang saya lahirkan. Gak kapok deh walau sakitnya luar biasa.

Tapi kalau kita jatuh cinta dengan Tuhan yang begitu mengasihi kita, rasanya lebih dari cinta manapun yang pernah kita alami. Demikianlah yang dialami oleh Rasul Matius. Ia tidak berdaya menolak tatapan mata Tuhan Yesus yang begitu mengasihi, sehingga ia tidak bisa menolak ajakan Yesus untuk mengikutiNya. Tidak perlu pikir lama-lama dan langsung Matius berani meninggalkannya segalanya, termasuk kekayaaannya demi mengikuti Yesus. Ia yakin akan pilihan hidupnya, meninggalkan hidup lama dan menjadi pengikut Kristus. Kok bisa ya? Read the rest of this entry »