Salib Kehidupan (dari Y Aris Tryanto,MSF)

20 03 2008

Salib Kristus Para sahabat yang terkasih!

Dengan menghidupi Misteri Wafat dan Kebangkitan, kita mohon agar Tuhan meneguhkan iman kita, agar kita menjadi saksi-saksi kasih-Nya yang tak terbatas, yang telah menang atas maut.

Yesus wafat dalam totalitas penyerahan diri untuk menjadi sumber penyelamatan. Wafat Yesus bukanlah demi kepahlawanan yang mengedepankan kehebatan. Dialah sosok sederhana tanpa kebesaran. Wafat Yesus tidak terkait dengan sindrom ingin menjadi martir, dan orang yang paling berjasa. Ia mendasarkan diri pada kehendak Allah.

Wafat Yesus bukanlah manifestasi kematian cinta kematian. Karya dan hidup Yesus adalah manifestasi cinta kehidupan melawan kematian. Tanpa kenal lelah Ia melayani dari desa ke desa, mengajar, menghibur, berdialog, menegur, menolong, menyembuhkan. Cinta Yesus adalah cinta kehidupan.

Saat orang mengharapkan mukzijat penyelamatan, Ia menitipkan pemeliharaan ibu-Nya kepada murid-Nya. Ia pun mengeluarkan kata-kata pengampunan di sisa nafas hidup-Nya. Yesus memberi kepastian kepada penjahat yang tersalib di sisi-Nya untuk memasuki Firdaus. Yesus begitu tenang menguasai keadaaan. Ia merampungkan misiNya “Sudah Selesai” tanda penyerahan diri kepada Allah.

Penderitaan Yesus sebagai teladan untuk mengabdikan diri bukan mengalahkan diri. Penderitaan Yesus menuju alamat baru yaitu pengadian tanpa pamrih. Hasrat utama-Nya adalah menyelaraskan kepeduliaan-Nya dengan kepeduliaan Allah bukan menyerupai kesempurnaan ilahi. Marayakan paskah berarti melibatkan diri dalam kepeduliaan Allah.

Mahatma Gandhi menyebut tujuh dosa sosial : politik tanpa prinsip, bisnis tanpa moralitas, pengetahuan tanpa karakter, kaya tanpa kerja, kenikmatan tanpa nurani, dan ibadah tanpa pengorbanan diri. Merayakan Paskah berarti ikut membawa kebebasan hidup manusia dan kelestarian hidup hayati.

Wafat Kristus bukan berhenti pada makam, tetapi membawa kebangkitan dan kehidupan. Pandanglah Salib Yesus, tanamkan di hati. Mendongkrak kematian diri dan membawa kehidupan. Salib Yesus bukan salib kematian tetapi salib kehidupan. Bawalah Ia dalam perjalanan hidupmu.

Selamat Hari Raya Paskah bagi anda semuanya! Rm. Y. Aris Triyanto, MSF


Actions

Information

2 responses

10 10 2009
Rhema

Tuhan Yesus adalah gembala yang baik karena Dia mau mengorbankan nyawaNya bagi domba-dombaNya.
Dia juga mempunyai kasih agape,yaitu kasih yang mau menerima seseorang yang berdosa,dan menerima seseorang apa adanya…….
So,,,,kita sebagai anak-anak Tuhan Yesus harus bisa sepertiNya dengan cara menjadi lilin di tengah kegelapan.

10 10 2009
Rhema

JESUS BLESS YOU ALL….!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Leave a comment